BANDUNG, TEROPONGMEDA.ID — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak memiliki alasan tersendiri atas pilihannya menurunkan Teja Paku Alam ketimbang Adam Przybek. Bojan Hodak menerangkan keputusannya tersebut berdasarkan taktik.
Memang, Adam Przybek sudah pulih dari cedera pergelangan tangan. Ia juga sudah berlatih secara normal di bawah kendali pelatih kiper Persib Bandung, Mario Jozic.
Namun di laga kontra Arema FC sebelumnya, Bojan tetap mempercayai Teja sebagai palang pintu terakhir. Hal ini disebabkan, Adam Przybek mengalami demam dan dikhawatirkan dapat mengganggu permainannya.
“Kemarin dia (Adam Przybek) sakit dan bisa dilihat tadi dia sudah berlatih. Jadi dia sudah siap,” terang Bojan kepada awak media.
Baca Juga:
Bobotoh Manfaatkan Momen Meet and Greet Untuk Beri Dukungan kepada Persib
Bawa Persib Menang di Kanjuruhan, Bojan Hodak Apresiasi Kerja Keras Anak Asuhnya
Akan tetapi di sisi lain, alasan utamanya menurunkan Teja adalah dari sisi taktikal. Terlebih sesuai regulasi, setiap tim hanya bisa menurunkan 7 pemain asing di lapangan dan dua pemain asing lainnya berada di bench.
Ia pun menambahkan, Teja juga sedang menunjukan progres secara menjanjikan di setiap pertandingan. Sehingga, berat bagi jajaran tim pelatih untuk tak menurunkan Teja sebagai kiper utama.
“Tapi ini juga karena alasan taktikal, hanya boleh ada sembilan pemain dan Teja sedang berada di performa terbaik. Karena itu, kami tidak mau mengubahnya,” imbuhnya.
Namun untuk laga kontra Persita, ia membuka peluang untuk menurunkan Adam Przybek. Hanya saja peluang itu hanya bisa terwujud, apabila ada penyesuaian taktik di laga tersebut.
“JIka diperlukan, maka kami akan mengubahnya.” tutup Bojan. (RF/_Usk)











