Ini Identitas 9 Pelaku Bobol Rekening Dormant BNI Jabar

Rekening dormant Bank BNI Jabar (Dok bareskrim Polri)
Rekening dormant Bank BNI Jabar (Dok Bareskrim Polri)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus pembobolan rekening dormant (tidak aktif) pada sebuah kantor cabang Bank BNI di Jawa Barat yang menyebabkan kerugian hingga Rp204 miliar.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Helfi Assegaf memaparkan bahwa modus kejahatan diawali dengan pertemuan antara jaringan sindikat dengan Kepala Cabang Pembantu BNI berinisial AP pada Juni 2025 untuk merencanakan pemindahan dana dari rekening dormant.

“Dalam aksinya, sindikat tersebut memaksa kepala cabang bank untuk menyerahkan user ID aplikasi core banking system milik teller dan kepala cabang dengan ancaman keselamatan diri dan keluarga jika menolak,” jelas Helfi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (25/9/2025).

Eksekusi pemindahan dana dilakukan pada akhir Juni 2025, tepatnya pada hari Jumat pukul 18.00 WIB. Kepala cabang menyerahkan user ID-nya kepada salah satu eksekutor berinisial NAT, yang merupakan mantan teller bank.

“Aksi pembobolan dilakukan melalui 42 kali transaksi hanya dalam waktu 17 menit,” tambah Helfi.

Identitas 9 Tersangka Pembobol rekening Dormant Bank BNI

Pihak BNI Jabar

      • Andy Pribadi (AP/50) selaku Kepala Cabang Pembantu Bank BNI Jabar
      • Galih Rahadyan Hanarusumo (GRH/43) sebagai Consumer Relation Manager

      Pelaku Pembobolan

        • Tony Tjoa (TT/38)
        • Rahardjo (R/51)
        • Nida Ardiani Thahee (NAT/36)
        • Dana Rinaldy (DR/44)
        • Cindy alias Ken (C/41)

        Pelaku Pencucian Uang

          • Dwi Hartono (DH/39)
          • Ipin Suryana (IS/60)

          Peran Masing-masing Pelaku

          Selanjutnya Brigjen Helfi menjelaskan, AP berperan sebagai pihak yang memberikan akses Aplikasi Core Banking System ke pelaku pembobol bank.

          Menurutnya, akses tersebut bisa membuat pelaku pembobol Bank BNI jadi lebih leluasa melakukan pemindahan dana secara in absentia atau tanpa kehadiran nasabah secara fisik.

          Sementara GRH berperan sebagai penghubung antara kelompok jaringan sindikat pembobol bank dengan DH sang kepala cabang pembantu.

          Kemudian DH bekerja sama dengan pelaku pembobolan bank untuk membuka pemblokiran rekening sekaligus memindahkan dana terblokir.

          Sedangkan peran IS adalah menyiapkan rekening untuk penampungan dan menerima hasil kejahatan.

          Selebihnya, TT, R, NAT, DR, dan C aktif melakukan pembobolan bank. Mereka menyebut sebagai Satgas hingga menerima aliran dana hasil Kejahatan.

          BACA JUGA

          BNI Jabar Bobol Rekening Dormant Rp204 Miliar, 9 Pelaku Termasuk Kacab Pembantu Digulung Bareskrim Polri!

          Di Balik Pembunuhan Kacab Bank: Skandal Bobol Rekening Dormant Rp204 Miliar Terungkap

          Ancaman Hukuman

          Para pelaku pembobol rekening dormant Bank BNI Jabar ini dijerat dengan multiple pasal antara lain UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp200 miliar; UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara; UU Transfer Dana dengan ancaman 20 tahun penjara; serta UU Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman 20 tahun penjara.

          (Aak)

          Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
          Berita Terkait
          Berita Terkini
          library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
          Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
          duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
          Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
          Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
          Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
          WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
          Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
          andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
          Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
          Berita Lainnya

          1

          Profil Selebgram Shella Selpi Lizah Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker

          2

          Cek, Cara Mengatasi Pengisian Token Listrik yang Gagal Terus

          3

          5 Rekomendasi Tumbler EIGER: Stylish, Praktis, dan Ramah Lingkungan

          4

          CEK FAKTA: BCL Gugat Cerai Tiko Aryawardhana Gegara KDRT

          5

          Murah! HUAWEI MateBook D14 Terjual dengan Harga Rp8,9 jutaan
          Headline
          Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
          Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
          Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
          Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
          Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
          Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
          23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
          Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg