JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Kepolisian Republik Indonesia mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 untuk mengutamakan keselamatan selama berkendara agar perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung aman hingga akhirnya dapat berkumpul kembali bersama keluarga.
Direktur Penegakan Hukum Brigjen Pol Faizal mengatakan setiap pemudik pasti berharap untuk bertemu keluarga di kampung halaman sehingga keselamatan selama perjalanan perlu menjadi perhatian utama.
“Masyarakat yang akan berkumpul bersama keluarga, ada harapan yang dibawa ini. Jadi tolong jaga harapan itu,” ujar Brigjen Pol Faizal.
Ia menuturkan meningkatnya mobilitas kendaraan selama periode mudik Lebaran menuntut setiap pengendara untuk lebih berhati-hati di jalan. Kewaspadaan dan kehati-hatian tetap menjadi faktor utama dalam menjaga keselamatan berkendara.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan pemudik supaya selamat di perjalanan adalah menjaga kondisi kesehatan sebelum dan selama perjalanan. Kondisi fisik yang prima dinilai menjadi modal penting bagi pengendara untuk menghadapi perjalanan jauh serta potensi kepadatan arus lalu lintas.
Selain kondisi fisik, kesiapan kendaraan juga menjadi faktor penting yang perlu diperiksa sebelum memulai perjalanan. Pengendara diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi baik, termasuk kondisi mesin, sistem pengereman, ban, dan kelistrikan agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman.
Baca Juga:
3.000 Warga Ikut Mudik Gratis Pemprov Jabar 2026, Wagub Erwan: Utamakan Keselamatan Penumpang
Polri Catat 75 Ribu Kendaraan Melintas Tol Japek di Hari Pertama Mudik
Kelengkapan dokumen kendaraan seperti surat izin mengemudi dan surat tanda nomor kendaraan juga perlu dipastikan agar pengendara dapat berkendara secara tertib sesuai ketentuan.
Brigjen Pol Faizal juga mengingatkan pemudik untuk menjaga komunikasi dengan keluarga selama perjalanan, antara lain dengan memberikan informasi lokasi secara berkala sebagai langkah antisipasi jika terjadi kendala di tengah perjalanan.
Selain itu, pengendara diminta tetap menjaga emosi selama berkendara, terutama ketika menghadapi kondisi lalu lintas yang padat.
Ia juga mengimbau penumpang angkutan umum, khususnya bus, untuk turut berperan aktif dalam menjaga keselamatan perjalanan dengan mengingatkan pengemudi apabila sudah terlalu lama mengemudi tanpa istirahat.
“Saya minta kepada para penumpang bus ini jangan segan-segan untuk menegur sopirnya apabila sudah menyetir lebih dari dua jam. Itu wajib untuk berhenti,” ujarnya.
Polri juga meminta masyarakat untuk selalu mengikuti arahan petugas yang berjaga di sepanjang jalur mudik, karena keberadaan petugas di lapangan bertujuan untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas selama periode mudik.
Polri berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik Lebaran 2026 dengan tertib dan selamat sehingga tradisi berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dapat berlangsung dengan aman dan penuh kebahagiaan.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Muhammad Dewa Egi Maulana)











