JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah merilis jadwal lengkap penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk tahun tersebut telah disepakati rata-rata sebesar Rp87,4 juta.
Dari angka tersebut, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang harus dibayar langsung oleh jemaah rata-rata sebesar Rp54,19 juta per orang.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa jadwal perjalanan haji 2026 ini menjadi pedoman operasional bagi semua pihak yang terlibat.
“Rencana perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh penyelenggaraan operasional haji, termasuk penyiapan layanan di embarkasi, penerbangan, akomodasi, transportasi, dan konsumsi di Tanah Suci,” jelas Ichsan di Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Jadwal Keberangkatan dan Puncak Ibadah Haji
Operasional haji 2026 akan dimulai pada 21 April 2026 (4 Dzulqa’dah 1447 H), ditandai dengan jemaah mulai memasuki asrama haji di embarkasi masing-masing.
Berikut adalah jadwal lengkap perjalanan ibadah haji 2026:
- Gelombang I: Berangkat ke Madinah mulai 22 April 2026.
- Gelombang II: Berangkat langsung ke Jeddah mulai 7 Mei 2026 (20 Dzulqa’dah 1447 H).
- Puncak Haji: Jamaah bergerak dari Makkah ke Arafah pada 25 Mei 2026 (8 Dzulhijjah 1447 H).
- Wukuf di Arafah: Dilaksanakan pada 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H).
- Idul Adha 1447 H: Jatuh pada 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 H).
BACA JUGA
Ini Rincian Penurunan Biaya Haji 2026, DPR Minta Kualitas Layanan Tak Kendor!
Jadwal Kepulangan
Proses pemulangan jemaah haji ke Tanah Air akan dilakukan secara bertahap.
- Gelombang I: Dipulangkan dari Makkah mulai 1 Juni 2026 (16 Dzulhijjah 1447 H) hingga 15 Juni 2026.
- Gelombang II: Dipulangkan mulai 16 Juni 2026 hingga 30 Juni 2026.
Seluruh operasional haji 2026 diproyeksikan berakhir pada 1 Juli 2026 (16 Muharram 1448 H), dengan tiba di Indonesia jemaah gelombang terakhir.
(Aak)











