Jokowi Ungkap Dua Isu Utama Dibahas Prabowo dalam Pertemuan Tokoh Bangsa di Istana

prabowo gibran dua priode
Jokowi menegaskan Prabowo–Gibran dua periode saat merespons isu Gibran sebagai capres potensial 2029. (X/insightpolitica)
-

Tidak ada video disisipkan.

SOLO, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengungkap sejumlah isu yang dibahas dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan para tokoh nasional di Istana Kepresidenan pada Selasa (3/3). Pertemuan tersebut turut dihadiri para mantan presiden, mantan wakil presiden, serta para ketua partai politik.

Jokowi mengatakan terdapat dua topik utama yang disampaikan Prabowo dalam forum tersebut, yakni terkait keikutsertaan Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP) serta kesepakatan tarif dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat.

“Mengenai masuknya Indonesia ke BoP, dan yang kedua mengenai tarif dagang Indonesia-Amerika,” kata Jokowi kepada wartawan di Solo, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut Prabowo menjelaskan alasan pemerintah Indonesia bergabung dalam forum BoP yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump. Jokowi menyebut tujuan keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut adalah untuk memperkuat dialog global demi menciptakan perdamaian dunia.

“Kita berada dalam forum itu untuk membangun sebuah dialog yang baik agar dunia lebih damai,” ujar Jokowi mengutip penjelasan Prabowo.

Baca Juga:

TB Hasanuddin Minta RI Keluar dari Keanggotaan BoP Bentukan Donald Trump

Selain membahas BoP, Prabowo juga memaparkan kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat yang telah ditandatangani bersama Trump. Dalam kesepakatan tersebut, Jokowi mengatakan terdapat banyak keuntungan bagi Indonesia, salah satunya pemberlakuan tarif nol persen untuk ribuan komoditas ekspor nasional.

“Ada 1.800 item komoditi barang yang diberikan bebas tarif 0 persen. Ini yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat,” kata Jokowi.

Ia menambahkan bahwa hubungan perdagangan kedua negara saat ini menunjukkan kinerja positif. Menurutnya, neraca perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat telah mencatatkan surplus lebih dari 18 miliar dolar AS.

“Saya kira ini sebuah angka yang sangat besar yang itu bisa kita tingkatkan lagi surplusnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jokowi menilai forum diskusi antara presiden dengan para tokoh bangsa tersebut merupakan langkah positif karena berlangsung secara terbuka dan interaktif. Ia berharap pertemuan serupa dapat terus dilakukan secara berkala.

Dalam pertemuan itu hadir sejumlah tokoh nasional, di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin. Selain itu, turut hadir para ketua partai politik dan sejumlah mantan menteri luar negeri.

“Menurut saya sangat baik forum-forum seperti itu dilakukan secara rutin,” kata Jokowi.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru