Jonan Dipanggil Prabowo, Bungkam Ditanya Soal Kereta Cepat Whoosh

Korupsi Whoosh
Kereta Cepat Whoosh (Instagram/keretacepat_id)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/11/2025), dipanggil Presiden RI Prabowo Subianto.

Kedatangan mantan Dirut PT KAI ini memantik spekulasi mengenai agenda pemerintahan baru, termasuk kemungkinan penugasan tertentu.

Sesampai di Istana, Jonan menyatakan dirinya hadir atas undangan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Ia mengaku tidak mengetahui agenda spesifik dari pertemuan tersebut.

“Enggak tahu. Diundang Pak Seskab itu,” kata Jonan kepada wartawan.

Jonan menegaskan bahwa ia tidak membawa materi persiapan apa pun. Ia juga enggan berkomentar ketika ditanya apakah pertemuan ini terkait dengan polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh.

“Enggak tahu saya, saya enggak komentari itu,” ujarnya singkat. Jonan menambahkan bahwa statusnya kini telah pensiun dari jabatan publik dan tidak lagi mengikuti perkembangan isu seputar proyek tersebut.

AHY Juga Dipanggil, Minta Arahan Soal KCIC

Tidak lama sebelumnya, Presiden Prabowo juga memanggil Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrastruktur), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ke Istana.

AHY, dalam keterangan singkatnya, menyatakan tujuan kedatangannya adalah untuk meminta arahan (guidance) dari Presiden mengenai sejumlah isu, termasuk persoalan utang proyek KCJB Whoosh.

“Iya (tentang kereta cepat), tentunya kita ingin mendapatkan sejumlah guidance dari Bapak Presiden,” kata AHY.

Dia menjelaskan bahwa proyek strategis nasional ini memang memiliki sejumlah masalah yang perlu segera dicarikan solusinya.

“Tentu kita ingin melihat berbagai isu ya, termasuk KCIC Jakarta-Bandung, ada permasalahan-permasalahan yang harus kita carikan solusinya juga dengan sejumlah opsi tentunya,” ujar AHY.

BACA JUGA

Mahfud MD Bongkar Indikasi Mark-Up dan Risiko Kedaulatan di Balik Proyek Kereta Cepat Whoosh

Dedi Mulyadi Ingin Tunjuk Ignasius Jonan Jadi Penasehat Transportasi Jabar

Salah satu opsi yang disebutkan adalah melakukan restrukturisasi utang proyek yang dikelola PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tersebut.

Pemanggilan dua figur kunci di sektor transportasi dan infrastruktur ini dalam waktu berdekatan mengindikasikan bahwa pemerintahan Prabowo serius menangani persoalan warisan proyek strategis, sambil membuka ruang penugasan bagi tokoh berpengalaman seperti Jonan.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru