BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Kehadiran Diogo Moreira di MotoGP 2026 bukan sekadar promosi pebalap muda berprestasi, melainkan bagian dari proyek jangka panjang Honda untuk kembali ke puncak persaingan. Statusnya sebagai juara dunia Moto2 sekaligus pebalap Brasil pertama yang meraih gelar tersebut membuat Moreira diproyeksikan sebagai fondasi regenerasi Honda di era baru MotoGP.
Moreira direkrut LCR Honda dengan kontrak tiga musim, sebuah durasi yang menunjukkan kepercayaan besar terhadap proses pengembangannya. Honda menilai musim debut Moreira bukan hanya soal hasil instan, tetapi fase penting untuk membangun pemahaman teknis, mental, dan konsistensi jelang perubahan regulasi besar pada 2027, ketika MotoGP akan beralih ke mesin 850 cc.
Langkah Honda mempersiapkan Moreira sejak dini juga tak lepas dari situasi krusial yang mereka hadapi. Setelah beberapa musim kesulitan bersaing, pabrikan Jepang membutuhkan pebalap muda dengan potensi jangka panjang yang mampu tumbuh bersama proyek teknis RC213V. Moreira pun diharapkan menjadi bagian dari arah baru tersebut, dimulai dari perannya di tim satelit LCR bersama Johann Zarco.
Tantangan adaptasi menjadi prioritas utama Honda pada musim pertama Moreira. Pebalap berusia 21 tahun itu baru mencicipi RC213V saat tes pascamusim di Valencia dan masih harus menyesuaikan diri dengan ban Michelin serta karakter motor MotoGP yang jauh lebih kompleks dibanding Moto2. Namun fase ini dipandang sebagai investasi penting, bukan beban target jangka pendek.
Baca Juga:
Mantan manajer Ducati, Livio Suppo, menilai karakter Moreira menjadi nilai tambah dalam proyek jangka panjang tersebut. Menurutnya, kemampuan menghadapi tekanan publik dan tuntutan media MotoGP sangat krusial bagi pebalap muda yang disiapkan untuk peran besar di masa depan.
“Diogo punya karakter Amerika Selatan yang tenang dan selalu tersenyum. Sikap seperti ini sangat membantu dalam menghadapi tekanan besar di MotoGP,” ujar Suppo kepada GPOne, dikutip Kamis (25/12/2025).
Kepercayaan Honda terhadap Moreira semakin kuat dengan dukungan dari figur-figur berpengalaman. Marc Marquez disebut berperan dalam mendorongnya memilih Honda dan siap memberi masukan selama musim debutnya.
Bahkan Toprak Razgatlioglu terlihat memberi saran kepada Moreira saat tes Valencia, menunjukkan bahwa Honda membangun lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan sang rookie.
Dengan performa pendahulunya di LCR yang minim kontribusi pada 2025, Honda kini menatap ke depan. Moreira bukan hanya diharapkan mencetak poin, tetapi diproyeksikan sebagai kandidat pebalap tim pabrikan pada 2027, seiring dimulainya era teknis baru MotoGP. Bagi Honda, Diogo Moreira adalah simbol harapan dan investasi jangka panjang untuk kembali bersaing di level tertinggi.
(Budis)










