Kabarnya Ada Pihak Titah Musnahkan Dokumen Bukti Dugaan Korupsi di Kementan

Kantor Kementerian Pertanian yang digeledah KPK soal dugaan korupsi. (Foto: Istimewa)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TM.ID: Kabarnya penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadapi halangan saat hendak melakukan penggeledahan di gedung Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan yang baru dilakukan dalam beberapa waktu kemarin.

Menurut Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengungkapkan, upaya tersebut berupa dugaan perintah memusnahkan dokumen yang berisi soal catatan aliran keuangan.

“Beberapa dokumen dimaksud diduga kuat adalah bukti adanya aliran uang, yang diterima para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini,” ungkap Ali di Jakarta, Minggu (1/10/2023).

KPK pun langsung memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang sedang berupaya menghalangi penyidikan soal dugaan korupsi di tubuh Kementan. KPK bilang kalau hal itu dilakukan maka mereka bisa ditindak pidana.

BACA JUGA: Dokumen dan Alat Elektronik Diborong KPK dari Kantor Kementan, Jadi Penguat Alat Bukti

“Untuk pihak-pihak yang ada di internal Kementan, maupun pihak terkait lainnya untuk tidak melakukan penghalangan maupun merintangi proses penyidikan dari Tim Penyidik KPK. Ketegasan KPK untuk menerapkan ketentuan pasal 21 UU Tipikor dapat kami lakukan terhadap berbagai pihak dimaksud,” jelas Ali secara tegas.

Hasil dari penggeledahan yang dilakukan KPK di kantor Kementan, turut mengamankan sejumlah dokumen dan barang elektronik yang bisa menjadi penguat alat bukti.

“Yang diduga memiliki kaitan erat dengan perbuatan pidana yang dilakukan para tersangka dalam perkara ini. Berikutnya tahap analisis hingga penyitaan segera dilakukan,” jelasnya.

Seperti yang diketahui, kalau dalam kasus ini Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dikabarkan sudah ditetapkan menjadi tersangka. KPK menerapkan Pasal 12 E Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atau terkait pemerasan.

“Terkait dengan perkara ini adalah berkaitan dengan dugaan korupsi dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu. Tentu ini tempat kejadiannya adalah di Kementan,” terangnya lagi.

BACA JUGA: Yasin Limpo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Rocky Gerung: Mungkin Banyak Pro Anies

KPK juga turut menggeledah rumah dinas Mentan Yasin Limpo. Di lokasi itu penyidik menemukan catatan keuangan, dokumen pembelian asset bernilai ekonomis, uang puluhan miliar, bahkan hingga penemuan 12 pujuk senjata api, yang kini sudah dikoordinasikan dengan Polda Metro Jaya untuk didalami lebih lanjut.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru