Kapten Kapal Tongkang Batu Bara Bantah Tabrak Perahu Nelayan

Kapal Tongkang
Kapal Tongkang Batu Bara (dok. ESDM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kapten Kapal Tongkang Batu Bara, Basri memberikan klarfikasi terkait insiden yang menimpa salah satu kapal tongkangnya usai terlibat kecelakaan dengan sebuah perahu nelayan saat melakukan pengiriman muatan.

Kapal tongkang dengan nomor TB.ALFIAN 2001/BGWIBOWO 3301 melakukan perjalanan dari OB MUSI menuju Tg Selokan, Sumatera Selatan. Kapal membawa sebanyak 10 orang kru (termasuk kapten) dengan muatan batu bara sebesar 8.720 metric ton.

Insiden kecelakaan terjadi pada Sabtu (30/8/2025) dini hari pukul 05.10, saat tongkang berada sekitar 10 mil setelah meninggalkan OB MUSI di posisi 02.11”.750”S – 105.05.008”E.

Kapten Kapal, Basri mengungkapkan bahwa kru kapal yang berjaga melihat ada dua perahu nelayan berada di jalur Tongkang sebelum insiden terjadi. Adapun posisi perahu nelayan berada di sebelah kanan tongkang.

“Sesuai dengan SOP, kru Tongkang telah memberi kode isyarat dengan menggunakan lampu sorot untuk memperingati perahu nelayan” jelas Basri.

Ia menyampaikan bahwa perahu nelayan tidak memberikan respon meski sudah berkali kali diberi kode isyarat. Perahu nelayan juga terlihat terus mendekat ke arah Tongkang.

Demi menghindari terjadinya tabrakan, kapal TB.ALFIAN 2001/BGWIBOWO 3301 segera melakukan haluan ke kiri.

Kru kapal menyebutkan bahwa salah satu perahu tetap melaju ke arah Tongkang sehingga terjadi insiden perahu nelayan menabrak sebelah kanan lambung kapal.

“Satu perahu tidak menghindar, dan seakan akan bergerak menuju Tongkang,” jelas Basri.

Basri menduga perahu nelayan sengaja ditabrakan karena melihat fakta bahwa perahu nelayan tersebut mengenai lambung kapal, bukan haluan kapal.

“Artinya perahu nelayan yang menabrak, bukan Tongkang yang menabrak” tambahnya.

Imbas kejadian ini, kapal Tongkang mengalami kerusakan yang minim di bagian lambung, meski tidak signifikan. Namun pihaknya tidak mengetahui persis kondisi perahu nelayan tersebut.

Basri mengungkapkan bahwa kejadian ini merupakan insiden pertama sepanjang 20 tahun karirnya sebagai kapten kapal. 

Ketika ditanya apakah ada modus yang melibatkan perahu nelayan dengan sengaja menabrakan diri, Basri menjawab bahwa modus seperti itu tidak pernah terdengar, terlebih ketika melakukan pelayaran di wilayah laut.

“Saya berharap insiden seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari,” kata Basri.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru