Deretan Ulah Oknum Polisi yang Bikin Publik Murka, Penganiayaan hingga Narkoba!

Aipda Dianita Agustina. kasus polisi terbaru
Ilustrasi. (Teropong Media/Ai)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Personel Kepolisian Negara Republik Indonesia Polri kembali menjadi sorotan tajam publik. Bukan karena prestasi, melainkan serangkaian kasus yang menyeret nama institusi penegak hukum tersebut.

Gelombang perkaramulai dari dugaan penganiayaan, penyalahgunaan wewenang, hingga keterlibatan narkobatidak hanya ramai di ruang publik, tetapi juga viral di media sosial. Dampaknya jelas kepercayaan masyarakat kembali dipertaruhkan.

Senior Diduga Aniaya Junior di Sulsel

Kasus paling menyita perhatian datang dari Sulawesi Selatan. Seorang anggota berpangkat Bripda berinisial P ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian bintara muda Bripda Dirja Pratama (19).

Kapolda Sulsel, Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan, penetapan tersangka didasarkan pada pemeriksaan intensif dan temuan medis.

“Kami sudah mengamankan satu orang tersangka… yang merupakan senior dari korban,” kata dia di Mapolres Pinrang, Senin (23/2/2026).

Propam masih mendalami motif penganiayaan. Selain tersangka utama, lima anggota lain juga tengah diperiksa karena diduga ikut terlibat.

Brimob di Maluku Terseret Kasus Kematian Pelajar

Sorotan berikutnya datang dari Maluku. Anggota Brimob berinisial MS menjadi tersangka setelah pelajar MTs berinisial AT (14) meninggal dunia di Kota Tual.

Insiden bermula saat patroli cipta kondisi dini hari. MS disebut mengayunkan helm taktikal sebagai isyarat kepada pengendara motor. Namun helm tersebut justru mengenai pelipis korban hingga terjatuh.

Korban sempat dirawat di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kasus ini memicu kritik karena kembali menyoroti penggunaan kekuatan oleh aparat di lapangan.

Dua Polisi Diduga Terima Setoran Bandar Narkoba

Di Toraja Utara, dua anggota Satuan Narkoba Polres setempat yakni AKP AE dan Kanit berinisial N diduga menerima setoran rutin dari bandar narkoba.

Kabid Propam Polda Sulsel Zulham Effendy menegaskan keduanya telah ditempatkan dalam penempatan khusus (patsus).

“Tidak ada toleransi. Kami akan menelusuri sejauh mana keterlibatan masing-masing,” tegasnya, Minggu (22/2/2026).

Aliran dana yang diduga mengalir mencapai Rp13 juta per pekan dan disebut berlangsung sejak September 2025.

Perwira Polri Tersandung Narkoba

Kasus lain yang mengguncang datang dari mantan Kapolres Bima Kota Didik Putra Kuncoro. Ia diduga terlibat penyalahgunaan narkotika serta menerima uang dari jaringan bandar.

Karo Penmas Humas Polri Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan yang bersangkutan juga terseret perkara pelanggaran etik serius.

Pengembangan kasus bahkan mengungkap dugaan aliran dana hingga Rp2,8 miliar dari jaringan narkoba.

Baca Juga:

Kronologi Anggota Brimob Aniaya Anak 14 Tahun Hingga Tewas, Hadapi Sidang Etik!

Alarm Keras bagi Reformasi Internal

Rentetan kasus ini memperlihatkan persoalan tidak lagi bersifat insidental. Ketika pelanggaran datang dari berbagai level dari bintara hingga perwira jika publik wajar mempertanyakan efektivitas pengawasan internal.

Secara institusional, respons cepat Propam memang penting. Namun lebih krusial adalah pembenahan sistemik: rekrutmen, pembinaan, hingga kultur komando di lapangan.

Tanpa langkah korektif yang tegas dan konsisten, setiap kasus baru berpotensi terus menggerus modal utama kepolisian: kepercayaan publik.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Rilis Inovasi Baru, Google Lens Bisa Jawab Pertanyaan Video!

2

Harga dan Spesifikasi Motor Honda CB, Incaran Kolektor!

3

Taufik Hidayat dan Liliyana Natsir Dorong Pembentukan Tim Ad Hoc Sejak Dini

4

Dina Mariana Meninggal Terkena Kanker, Perhatikan Tanda Ini!

5

Waspada, Ini Bahaya Konsumsi Marshmallow Berlebihan Pada Anak
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg