BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus video asusila yang melibatkan Lisa Mariana akhirnya mencapai babak baru. Penyanyi sekaligus figur publik itu kini resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Siber Polda Jawa Barat.
Penetapan status tersangka ini diumumkan usai polisi menemukan bukti kuat bahwa Lisa terlibat langsung dalam pembuatan video yang sempat viral di media sosial.
Pemeran Pria Juga Ditetapkan Sebagai Tersangka
Tak hanya Lisa Mariana, pihak kepolisian juga menetapkan pemeran pria dalam video tersebut sebagai tersangka. Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, melalui keterangan yang beredar di media sosial.
“Pemeran laki-lakinya juga sudah kami tetapkan sebagai tersangka, dan ada pernyataan kuat secara sadar para pelaku itu ada di video dan sengaja direkam. LM juga mengakui itu secara sadar merekam,” ujar Hendra.
Dengan demikian, kasus ini kini memasuki tahap penyidikan lanjutan yang akan mendalami motif serta proses pembuatan video tersebut.
Kabar penetapan tersangka Lisa Mariana ramai diperbincangkan setelah diunggah oleh akun Instagram @tante.rempong.official pada 8 November 2025.
Unggahan tersebut memuat pernyataan resmi dari pihak kepolisian dan langsung menuai berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang mengaku terkejut dengan perkembangan kasus ini, terlebih setelah sebelumnya Lisa sempat menjadi sorotan publik karena polemik lain yang menyeret namanya.
Baca Juga:
Lisa Mariana Mangkir dari Pemeriksaan, Ridwan Kamil: Tak Ada Ruang untuk Damai!
Alasan Bareskrim Tetapkan Lisa Mariana Tersangka, Bukti Dianggap Lengkap Usai Gelar Perkara
Polisi Dalami Unsur Kesengajaan
Direktorat Siber Polda Jawa Barat menegaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah pemeriksaan menyeluruh terhadap bukti digital dan pernyataan para pihak.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menemukan adanya unsur kesengajaan dalam pembuatan dan perekaman video tersebut, yang kemudian menjadi dasar hukum untuk menetapkan status tersangka.
Penyidik juga disebut akan melakukan pemeriksaan tambahan untuk memastikan sejauh mana keterlibatan masing-masing pihak dan apakah ada unsur distribusi atau penyebaran konten asusila tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap fakta lain di balik pembuatan video tersebut.
Sementara itu, publik menunggu langkah selanjutnya dari Polda Jabar, termasuk apakah akan ada tersangka tambahan atau pasal baru yang dikenakan.
(Hafidah Rismayanti)/_Usk











