Keren! Mahasiswa IPB University Bisa Hemat Rp73 Ribu dari Wakaf Air Minum

Wakaf air minum
Ilustrasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Melalui wakaf air minum, mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB University) saat ini dapat menghemat hingga Rp73 ribu per bulan.

Wakaf air minum ini dikelola oleh Unit Wakaf dan Dana Sosial IPB University. Program ini menyediakan air minum gratis melalui Drinking Water Station (DWS), yang telah didirikan di 23 unit di 14 titik strategis di Kampus IPB Dramaga dan IPB Gunung Gede.

Kepala Unit Wakaf dan Dana Sosial IPB University, Alla Asmara, menjelaskan program DWS ini adalah bentuk dari wakaf produktif yang manfaatnya langsung dirasakan oleh mahasiswa.

“Adanya DWS memungkinkan mahasiswa untuk mengurangi biaya harian mereka untuk membeli air minum, sehingga sangat membantu penghematan bulanan,” ujar Alla, mengutip laman Kemenag, Minggu (10/11/2024).

Selain meringankan beban ekonomi mahasiswa, program DWS juga selaras dengan upaya kampus dalam mengurangi sampah plastik serta mendukung inisiatif Green Campus dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Alla berharap, inisiatif ini dapat menginspirasi lembaga lain untuk mengembangkan program wakaf produktif serupa yang dapat membantu meringankan biaya hidup mahasiswa.

“Wakaf seperti DWS ini dapat menjadi contoh di berbagai tempat, terutama di institusi pendidikan yang membutuhkan dukungan dalam menekan biaya hidup mahasiswa,” tambah Alla.

Ke depan, Unit Wakaf dan Dana Sosial IPB University berkomitmen untuk memperluas program wakaf produktif ke sektor pertanian dan peternakan. Menurut Alla, sektor-sektor ini memiliki potensi besar untuk memberikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

“Kami melihat peluang besar di sektor pertanian dan peternakan yang bisa dikembangkan melalui wakaf produktif. Selain memberi manfaat langsung, program ini dapat memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang ekonomi baru,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari Kasubdit Bina Kelembagaan dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Muhibbudin. Ia menilai bahwa inovasi seperti DWS merupakan solusi yang tidak hanya menyediakan air minum berkualitas, tetapi juga membantu mengurangi pengeluaran mahasiswa.

“DWS memberikan akses air minum gratis yang berkualitas, sehingga mengurangi pengeluaran mereka,” ujar Muhibbudin.

BACA JUGA: IPB Buka Prodi S1 Kecerdasan Buatan, Tertarik Daftar?

Muhibbudin menambahkan, ia berharap program wakaf air minum ini dapat memberi manfaat jangka panjang tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, sekaligus menjadi contoh pengelolaan wakaf yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan penerima manfaat.

 

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru