JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Juara kelas menengah UFC, Khamzat Chimaev, membuat pernyataan mengejutkan dengan menantang Alex Pereira, juara dua divisi asal Brasil. Bahkan, Chimaev juga menantang pelatih Pereira, Glover Teixeira, untuk bertarung di malam yang sama.
Petarung asal Chechnya itu melontarkan tantangan dengan penuh percaya tak lama setelah Pereira mencatat kemenangan spektakuler atas Magomed Ankalaev lewat knockout bulan lalu.
Chimaev yang berjuluk “Borz” itu menegaskan dirinya siap naik kelas ke divisi light heavyweight demi menghadapi sang juara Brasil.
Tantangan Gila untuk Pereira dan Teixeira
Melalui unggahan di media sosial, Chimaev menegaskan bahwa gaya bertarung Pereira justru cocok untuknya. Ia yakin mampu mengalahkan mantan juara dua divisi UFC itu, bahkan jika harus menghadapi Glover Teixeira di saat yang sama.
“Tentu saja, saudara. Saya bisa mengalahkannya bersama pelatihnya (Glover Teixeira) sekaligus,” kata Chimaev, dikutip Senin (10/11/2025).
“Saya akan mengalahkan mereka berdua suatu hari nanti.”
Ucapan itu segera menjadi sorotan di dunia MMA, terutama karena Teixeira merupakan mantan juara dunia light heavyweight sekaligus pelatih utama Pereira di gym Teixeira MMA & Fitness.
Khamzat Chimaev Masih Belum Punya Lawan Resmi
Meski saat ini Chimaev masih difavoritkan untuk menghadapi Nassourdine Imavov dalam laga pertahanan sabuk perdananya, belum ada konfirmasi resmi dari pihak UFC.
Sejumlah laporan menyebutkan, promotor Dana White tengah menimbang berbagai opsi karena tingginya minat publik terhadap potensi duel Chimaev vs. Pereira, yang dianggap bisa menjadi salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah UFC modern.
Chimaev sendiri belum terkalahkan di karier profesionalnya, dengan rekor 14 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk kemenangan atas nama-nama besar seperti Kamaru Usman dan Gilbert Burns.
Baca Juga:
Jack Della Maddalena Janji Bakal Habisi Islam Makhachev Sampai KO di UFC 322!
Momen Lucu Khabib Nurmagomedov Debat dengan Frankie Edgar soal Sudut 45°
Mengenang Kegagalan Lawan Nate Diaz
Dalam kesempatan berbeda, Chimaev juga menyinggung kembali kegagalannya melawan Nate Diaz di UFC 279. Ia sempat dijadwalkan bertarung melawan legenda asal Stockton itu pada 2022, namun gagal karena masalah berat badan.
Kini, Chimaev menilai Diaz sudah habis di level tertinggi MMA.
“Dia (Nate Diaz) sudah selesai. Kirim dia ke rehabilitasi, bawa ke Chechnya,” ujar Chimaev dengan nada mengejek.
Siap Guncang Dua Divisi Sekaligus
Jika pertarungan melawan Pereira benar-benar terjadi, Chimaev berpotensi menjadi petarung pertama yang menantang dua juara UFC di kelas berbeda secara beruntun.
Pereira dikenal dengan kekuatan pukulan luar biasa dan kemampuan striking yang tajam, sedangkan Chimaev memiliki dasar gulat yang dominan dan gaya agresif tanpa kompromi.
Pertarungan keduanya diyakini akan menjadi superfight yang sangat dinantikan penggemar MMA dunia.
(Dist)











