JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan, selama satu tahun terakhir, dalam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah memunculkan berbagai capaian positif, meskipun masih ada beberapa aspek yang perlu disempurnakan.
Pernyataan tersebut ia sampaikan di kediaman Presiden Prabowo di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu malam (12/10), saat menjawab pertanyaan seputar evaluasi kinerja jelang satu tahun pemerintahan berjalan.
“Banyaklah, catatan positif dalam artian prestasi selama satu tahun tentu banyak sekali, tapi juga ada beberapa catatan perbaikan yang memang juga harus menjadi fokus kita untuk kita perbaiki,” ujar Prasetyo dalam keterangannya, dikutip Senin (13/10/2025)
Ia menambahkan, pemerintah terus melakukan monitoring secara menyeluruh terhadap program-program yang telah dilaksanakan, agar manfaatnya semakin dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
“Mohon doanya,” kata Prasetyo singkat, seraya meminta dukungan publik agar pemerintahan Prabowo-Gibran dapat terus memperbaiki diri dan mewujudkan janji-janji pembangunan.
BACA JUGA:
Malam-malam Prabowo Panggil Menteri Hingga Ketua MPR ke Hambalang, Perihal Mendesak?
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Prabowo Angkat Amran Sulaiman Pimpin Bapanas
Pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran akan memasuki tahun pertama pada 20 Oktober 2025.
Sebelumnya, di malam yang sama (12/10), Presiden Prabowo menggelar pertemuan internal dengan sejumlah Menteri Koordinator, para Menteri teknis, Gubernur Bank Indonesia, Kapolri, serta Wakil Panglima TNI di rumah dinasnya di Jalan Kertanegara, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo memutuskan sejumlah langkah kebijakan strategis serta stimulus ekonomi yang akan mulai dijalankan pemerintah pada pekan mendatang.
Sekretariat Kabinet menyebutkan bahwa Presiden menyampaikan optimisme terhadap perkembangan ekonomi nasional yang dinilainya akan terus menunjukkan perbaikan, seiring dengan peningkatan penciptaan lapangan kerja dan bergeraknya roda perekonomian melalui beragam program pemerintah.
Beberapa inisiatif yang telah berjalan di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan lebih dari 11.000 dapur yang aktif, pembangunan 350.000 unit rumah bersubsidi, pembukaan lahan pertanian baru, serta penguatan kegiatan ekonomi melalui program-program yang sudah diluncurkan.
Presiden menegaskan bahwa seluruh program ini akan terus dipantau agar implementasinya tetap berada dalam jalur yang ditetapkan, guna memperkuat fondasi ekonomi nasional.
(Saepul)











