BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Nasib Arne Slot mulai berada di ujung tanduk setelah rangkaian hasil buruk yang menjerumuskan Liverpool ke dalam krisis mendalam.
Kekalahan telak dari Crystal Palace di Anfield, Rabu (29/10/2025), menjadi puncak keterpurukan The Reds. Bermain di kandang sendiri, pasukan Slot harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor mencolok 0-3.
Meski laga tersebut hanya bertajuk Piala Liga Inggris, hasil ini tetap dianggap sebagai tamparan keras bagi masa depan Slot sebagai nahkoda Liverpool.
Enam kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir menjadi catatan kelam bagi pelatih asal Belanda tersebut. Padahal, sebelum periode buruk ini dimulai pada 27 September, Liverpool tampak begitu perkasa dengan tujuh kemenangan beruntun.
BACA JUGA:
Crystal Palace Bantai Liverpool 3-0 di Kandang Sendiri pada Carabao Cup 2025/2026
Namun, segalanya berubah drastis. Kekalahan perdana dalam periode tersebut datang saat takluk dari Crystal Palace 1-2 di Selhurst Park. Hasil negatif itu kemudian berlanjut ketika mereka dihantam Galatasaray 0-1, Chelsea 1-2, dan Manchester United 1-2.
Liverpool sempat terlihat bangkit setelah membantai Frankfurt 5-1 di Liga Champions. Namun, kemenangan itu rupanya hanya fatamorgana. Dua kekalahan beruntun berikutnya dari Brentford 2-3 dan Palace 0-3 menegaskan bahwa badai belum berlalu.
Sky Sports bahkan merilis fakta menohok: sejak 27 September, Liverpool tercatat sebagai tim dengan performa terburuk di antara klub lima liga top Eropa, mencatat enam kekalahan dari tujuh laga. Situasi itu membuat kursi Arne Slot semakin panas.
Sementara itu, Talksport mengungkapkan bahwa Slot kini menempati posisi kedua dalam daftar pelatih Liga Inggris yang paling berpotensi dipecat, berdasarkan data rumah taruhan per Kamis (30/10/2025). Ironisnya, baru dua bulan lalu ia memulai musim dengan status sebagai pelatih juara bertahan.
Tekanan semakin besar jika melihat investasi besar Liverpool di bursa transfer. Dua rekrutan termahal dalam sejarah klub, Alexander Isak dan Florian Wirtz, masih dianggap gagal memenuhi ekspektasi.
Di posisi teratas calon pelatih yang paling terancam adalah Vitor Pereira yang menenggelamkan Wolverhampton ke dasar klasemen tanpa satu pun kemenangan. Sementara di bawah Slot, menyusul nama-nama seperti Daniel Farke (Leeds), Nuno Espirito Santo (West Ham), dan Marco Silva (Fulham).
Menariknya, posisi keenam ditempati pelatih Chelsea, Enzo Maresca, yang turut masuk radar pemecatan usai membawa The Blues terpuruk di peringkat kesembilan, jauh dari ekspektasi mengingat materi pemain mereka yang bertabur bintang.
(Haqi/Budis)











