BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Lenovo kembali menyita perhatian di ajang CES 2026 melalui Legion Pro Rollable, sebuah konsep laptop gaming dengan layar fleksibel yang dapat diperpanjang hingga membentuk tampilan ultra-wide. Dalam demonstrasi resmi di area pameran, panel perangkat ini berubah dari ukuran standar 16 inci menjadi bentang lebar sekitar 24 inci dengan rasio 24:9.
Meski masih berstatus konsep dan belum diumumkan untuk produksi massal, Legion Pro Rollable langsung menjadi salah satu perangkat paling mencolok di booth Lenovo. Pendekatan ini memperlihatkan arah baru desain laptop gaming: menghadirkan pengalaman visual besar dan imersif tanpa harus bergantung pada monitor eksternal.
Dari 16 Inci ke 24 Inci dalam Sekejap
Dalam sesi demo, Lenovo memperlihatkan bagaimana layar Legion Pro Rollable dapat memanjang secara mulus dari posisi default 16 inci ke format ultra-wide. Prosesnya berlangsung cepat dan relatif stabil, memanfaatkan panel OLED fleksibel yang dirancang untuk menahan tarikan berulang.
Lenovo mengklaim mekanisme ini telah melalui pengujian internal hingga 25.000 kali buka-tutup. Klaim tersebut merujuk pada uji laboratorium unit prototipe, bukan jaminan pemakaian ekstrem di dunia nyata. Namun, ini menunjukkan bahwa aspek durabilitas sudah menjadi perhatian sejak tahap pengembangan awal.
Baca Juga:
Lenovo Legion Tower 7i Gen 10, Monster Kreator Sejati di Era AI
Lenovo K14 Gen 3 Resmi Rilis, Laptop Bisnis TKDN Pertama Lenovo di Indonesia
Bidang Pandang Lebih Luas, Sensasi Main Lebih Sinematik
Rasio 24:9 memberikan keuntungan nyata untuk game open-world, simulasi balap, hingga shooter kompetitif. Area periferal menjadi lebih luas, detail lingkungan lebih terlihat, dan pengalaman visual terasa lebih imersif.
Bagi gamer yang terbiasa menggunakan monitor ultra-wide di rumah, konsep ini menawarkan solusi portabel. Pengalaman layar lebar dapat dibawa ke mana saja tanpa perlu monitor tambahan. Bukan untuk menggantikan monitor sepenuhnya, tetapi sebagai alternatif praktis saat bermain di luar rumah atau di acara tertentu.
Tetap Berkarakter Laptop Gaming
Dari sisi fisik, Legion Pro Rollable tetap tampil sebagai laptop gaming tulen. Bodi tebal, sistem pendingin besar, dan desain kokoh masih menjadi ciri utama. Lenovo menyebut bobot prototipe berada di bawah 3 kilogram, sekelas laptop gaming high-end pada umumnya.
Untuk performa, Lenovo menyatakan konsep ini dirancang agar mampu menampung spesifikasi kelas atas, termasuk prosesor Intel Core 9 dan GPU hingga kelas RTX 5090 jika nantinya diproduksi. Pernyataan ini menggambarkan arah desain, bukan spesifikasi final, karena konfigurasi resmi baru akan ditentukan jika perangkat masuk jalur komersial.
Masih Konsep, Belum Jadi Produk
Legion Pro Rollable masih sebatas konsep inovasi. Lenovo belum mengumumkan jadwal rilis, harga, maupun kepastian produksi massal. Seperti kebiasaan Lenovo di CES, banyak konsep dipamerkan untuk menguji respons pasar sebelum diputuskan masuk tahap komersialisasi.
Namun, dengan rekam jejak Lenovo yang kerap mewujudkan konsep berani menjadi produk nyata, Legion Pro Rollable terasa lebih dari sekadar pajangan teknologi. Ia menjadi sinyal bahwa laptop gaming masih memiliki ruang besar untuk berevolusi.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Fathir Fahrezi Fardiansyah)











