Tips Ampuh Mengusir Tomcat, Dijamin Aman!

mengobati gigitan tomcat-3
(Fight bugs)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tomcat atau yang dienal denga semut kanai atau kumbang rove, adalah salah satu jenis serangga yang sering ditemukan di berbagai tempat seperti sawah, taman kota, hingga hutan.

Serangga ini memiliki cairan racun yang disebut Pederin dan berperan sebagai musuh alami di habitatnya, yaitu tanaman.

Deskripsi Fisik

Tomcat memiliki ukuran yang berkisar antara 6,5 mm hingga 1,0 cm. Tubuhnya memanjang tertutup bulu keras berwarna hitam. Berikut adalah beberapa ciri fisik utama tomcat:

Kepala tomcat berbentuk antena filiform dengan jumlah segmen sebanyak 11-12. Dari segmen-segmen tersebut, 3-4 segmen berwarna cokelat kemerahan yang membuatnya mudah kita kenali.

Pada bagian tungkai hingga paha, tomcat memiliki warna cokelat gelap. Sedangkan kakinya berwarna cokelat kemerahan, memberikan kontras yang menarik pada tubuhnya yang hitam.

Tomcat sering ada di area pertanian, taman kota, hingga hutan. Mereka lebih suka tempat yang lembab dan sering muncul pada malam hari. Cahaya lampu menarik perhatian tomcat, sehingga mereka sering kita temukan di sekitar rumah pada malam hari.

Cara Memutus Mata Rantai Penyebaran Tomcat

Melansir situs resmi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), ada beberapa cara untuk memutus mata rantai penyebaran tomcat di rumah secara sederhana:

  • Pada sore dan malam hari, kurangi penggunaan cahaya lampu di dalam rumah. Cahaya lampu menarik perhatian tomcat dan membuat mereka mendekat ke sumber cahaya.
  • Selalu pastikan pintu rumah tertutup, terutama pada malam hari.
  • Pada malam hari, hindari menjemur pakaian di luar rumah. Tomcat yang tertarik pada pakaian dapat menempel dan terbawa masuk ke dalam rumah saat pakaian diambil.

BACA JUGA: Hampir Mirip, Ini Perbedaan Gejala Herpes dan Gigitan Tomcat

Cara Mengusir Tomcat dengan Aman

Ketika berhadapan langsung dengan tomcat, jangan panik. Berikut beberapa cara mengusir tomcat dengan aman:

  • Jangan memencet tomcat karena dapat membuat racun Pederin keluar dan menyebar ke kulit. Sebaiknya masukkan tomcat ke dalam plastik dengan hati-hati dan buang ke tempat yang aman.
  • Jika tomcat berada di kulit, segera singkirkan dengan cara meniupnya atau menggunakan kertas untuk mengambilnya. Jangan menyentuhnya langsung dengan tangan.
  • Jika kulit bersentuhan dengan tomcat, segera basuh dengan air mengalir dan sabun untuk menghilangkan racun yang mungkin menempel.

Jadi itu cara mengusir tomcat yang benar.

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru