Meski Nonton di Tribun, Bojan Hodak Tetap Menganalisa Pertandingan Persib Versus PSM

Bojan Hodak Tepis Rumor Gabungnya Pemain Australia
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak (RF/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak tetap melakukan analisa saat tak bisa mendampingi timnya di laga kontra PSM Makassar. Bojan Hodak mengaku tetap mencatat semua kekurangan dan kelebihan dari masing-masing kesebelasan pada pertandingan tersebut.

Dengan menyaksikan secara langsung di Royal Box Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Bojan merasa pandangannya terasa lebih luas karena mendapatkan kursi dengan sudut terbaik. Ia pun juga lebih leluasa menganalisa dan memberikan kepercayaan penuh terhadap Igor Tolic.

Dari hasil analisanya, laga ini sangatlah kental akan strategi dari masing-masing kesebelasan. Hal itu terlihat ketika Persib mengeluarkan semua kreatifitasnya untuk menyerang. Sedangkan PSM tampil sangat solid dalam menghalau serangan Maung Bandung

“Pertandingan yang bagus, kami memainkan laga yang bagus, menguasai permainan. Tidak mudah menghadapi PSM, mereka salah satu tim dengan pertahanan terbaik di liga dan sangat compact terutama di lini tengah,” buka pelatih asal Kroasia itu.

Salah satu catatan juga dibocorkan Bojan, yaitu ketika para pemain Persib terlihat kesulitan untuk memasuki area kotak penalti PSM. Sehingga atas situasi tersebut, permainan Persib sedikit terhambat dan itu langsung diubah pada babak kedua.

“Sulit bagi kami melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti dan membuat peluang. Tapi pada akhirnya kami bisa memiliki peluang dan mencetak gol meski hanya satu gol tapi itu cukup,” terang eks pelatih PSM Makassar itu.

Sayangnya di menit akhir, konsentrasi timnya menurun dan berhasil dimanfaatkan PSM untuk melakukan serangan. Baginya peluang terakhir PSM amatlah sangat berbahaya karena hampir semua pemainnya tidak dalam posisi yang ideal untuk menahan arah serangan bola.

BACA JUGA: Persib Bandung Dijatuhi Sanksi Denda Oleh Komdis PSSI

Ia berharap hal ini membuat pemainnya sadar akan pentingnya menjaga konsentrasi di sepanjang pertandingan. Apalagi di laga tersebut, serangan menit-menit akhir PSM selalu berhasil mencapai kotak penalti dan itu harus segera diatasi agar tak terulang di laga selanjutnya.

“Pertahanan sangat bagus, kecuali di menit terakhir. Di menit akhir, mereka punya satu peluang terbuka yang sangat bagus dan kecuali itu, mereka tidak punya peluang berbahaya. Memang ada 2-3 kali masuk ke kotak penalti tapi tidak begitu berbahaya.” tutup Bojan.

 

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru