MK Tolak Gugatan Soal Pengemudi Merokok Saat Berkendara

gugatan ASN cirebon MK
(Dok. Mahkamah Konstitusi).
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak dapat menerima dua permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) terkait frasa “penuh konsentrasi” yang dikaitkan dengan perilaku merokok saat berkendara.

Putusan atas perkara Nomor 13/PUU-XXIV/2026 dan Nomor 8/PUU-XXIV/2026 tersebut dibacakan dalam sidang di Mahkamah Konstitusi, Senin (2/3).

Permohonan Pertama Tak Lengkap dan Pemohon Absen

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan Wakil Ketua MK Saldi Isra, permohonan Nomor 13/PUU-XXIV/2026 dinyatakan tidak dapat diterima karena tidak dilengkapi alat bukti yang memadai.

Permohonan tersebut diajukan Syah Wardi yang menguji konstitusionalitas Pasal 106 ayat (1), khususnya frasa “penuh konsentrasi”, serta Pasal 283 UU LLAJ. Mahkamah sempat menjadwalkan sidang pemeriksaan perbaikan, namun pemohon tidak hadir dalam sidang yang dipimpin Ketua MK Suhartoyo tersebut.

Selain itu, Mahkamah menilai pemohon tidak menguraikan secara jelas pertentangan antara norma yang diuji dengan ketentuan dalam UUD 1945 yang dijadikan dasar pengujian.

Dalam permohonannya, Syah Wardi beralasan frasa “penuh konsentrasi” dalam Pasal 106 ayat (1) UU LLAJ tidak memiliki batasan yang tegas sehingga berpotensi menimbulkan multitafsir dan ketidakpastian hukum. Ia juga menilai tidak adanya larangan eksplisit merokok saat berkendara sebagai kekosongan norma, padahal tindakan tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan lalu lintas.

Pasal 106 UU LLAJ mewajibkan pengemudi mengemudikan kendaraan secara wajar dan penuh konsentrasi, sementara Pasal 283 mengatur sanksi pidana atas pelanggaran ketentuan tersebut.

Baca Juga:

Tok! Gugatan Kuota Internet Hangus Ditolak MK

Permohonan Kedua Dinilai Tak Uraikan Dalil Inkonstitusionalitas

Sementara itu, dalam perkara Nomor 8/PUU-XXIV/2026 yang diajukan M Reihan Alfariziq, seorang mahasiswa yang mengaku menjadi korban kecelakaan akibat puntung rokok pengendara lain, Mahkamah juga menyatakan permohonan tidak dapat diterima.

Saldi menyampaikan, pemohon tidak menguraikan secara memadai alasan yang menunjukkan pertentangan norma yang diuji dengan UUD 1945.

“Padahal uraian tersebut merupakan hal esensial untuk menjelaskan pertentangan antara norma yang dimohonkan pengujian dan dasar pengujian dalam UUD 1945,” ujar Saldi.

Reihan sebelumnya secara khusus mempersoalkan frasa “penuh konsentrasi” dalam Pasal 106 ayat (1) UU LLAJ yang dinilai bersifat terbuka dan multitafsir tanpa parameter normatif yang jelas. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan kurang optimalnya perlindungan keselamatan pengguna jalan.

Dalam permohonannya, Reihan mengaku mengalami kecelakaan pada 23 Maret 2025 setelah terkena puntung rokok yang dibuang pengendara di depannya. Gangguan tersebut menyebabkan ia kehilangan konsentrasi dan kemudian ditabrak truk colt diesel dari belakang. Pengendara yang diduga menjadi penyebab kejadian itu disebut melarikan diri dari lokasi.

Meski demikian, Mahkamah menilai dalil-dalil yang diajukan tidak memenuhi syarat formil maupun materiil untuk dilanjutkan ke tahap pemeriksaan pokok perkara.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Profil Hard Gumay, Paranormal yang Ramalkan Perceraian Andre Taulany

2

3

HUT Megawati, PDIP Beri Kado Gelar Dapur Umum

4

Inilah Trend Perbankan Melirik ke Bisnis Paylater, Apa Penyebabnya ?

5

3 Syarat Utama Pembuatan Username di Aplikasi DANA
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg