BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID —Komika Mongol Stres membuat pengakuan mengejutkan tentang pengalaman pahitnya kehilangan uang senilai Rp53 miliar yang dipinjam oleh seorang calon gubernur.
Meski sempat terpukul, Mongol akhirnya memilih mengikhlaskan uang tersebut dengan alasan spiritual dan kedamaian batin.
Dalam tayangan YouTube Raditya Dika pada Sabtu (18/10/2025), Mongol menceritakan bahwa peristiwa itu bermula pada tahun 2020.
Ia sempat menemui sosok calon gubernur tersebut di Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur.
“Tanggal 9 Januari 2025, gue pulang dari Jepang ke Pondok Bambu, ke penjara wanita,” ujar Mongol dalam video tersebut.
Saat pertemuan itu, Mongol mengaku memilih memaafkan dan menghapus utang sang calon gubernur. Ia mengaitkan keputusannya dengan ajaran dalam keyakinannya tentang Tahun Yobel, yang bermakna sebagai masa pembebasan dan penghapusan utang.
“Karena sama-sama Kristen, Mongol bilang ke ibu tuh kayak enggak ada dendam. ‘Bu, Tahun Yobel Mongol berlakukan untuk ibu,’” kata Mongol.
“Gue putihkan utangnya. Sumpah demi Tuhan Yesus,” tambahnya.
Momen itu berlangsung penuh haru. Mongol dan orang yang ia temui di lapas sama-sama menangis.
“Orangnya nangis, gue nangis, gue pergi lega,” lanjut Mongol.
Mengikhlaskan uang hasil kerja keras bertahun-tahun dari dunia stand up comedy bukanlah hal mudah bagi Mongol. Ia mengaku sempat mengurung diri selama tiga hari karena tidak bisa menerima kenyataan kehilangan uang sebesar itu. Namun perlahan, ia belajar untuk bersyukur atas hal-hal kecil yang masih ia miliki.
“(Bahagia) sederhana. Jadi gue kayak ‘ah ya udah lah,’ gue santai lagi,” ungkapnya.
Baca Juga:
Mongol Stres Diminta Stand Up saat Melayat, Dibayar Rp40 Juta Hanya 10 Menit
Mongol Akui Rugi Rp53 Miliar karena Rekan Cagub Terseret Kasus Korupsi
Kronologi Uang Rp53 Miliar yang Hilang
Dalam kesempatan lain, melalui kanal YouTube Melaney Ricardo pada Rabu (17/9/2025), Mongol menjelaskan lebih detail soal uang yang tak kembali tersebut.
Mongol menyebut, uang itu ia pinjamkan kepada seorang calon gubernur yang kemudian tersangkut kasus korupsi.
“Ada itu beritanya banyak banget, ada orang nyalon gubernur, dipinjemin duit, orangnya ditangkap KPK,” tutur Mongol.
“Duitnya enggak balik, enggak bisa apa-apa,” lanjutnya.
Sebelum masalah hukum terjadi, Mongol sempat menerima 11 sertifikat tanah sebagai jaminan. Namun, sertifikat itu belum sempat ia balik nama karena sang calon gubernur lebih dulu divonis bersalah dan dijatuhi hukuman hingga dimiskinkan oleh pengadilan.
Meski kehilangan dalam jumlah besar, Mongol mengaku kini sudah merasa damai. Ia lebih memilih fokus pada kehidupan dan kebahagiaan sederhana bersama keluarga.
“Awalnya berat, tapi sekarang gue sudah lega. Hidup lebih ringan kalau enggak nyimpen dendam,” ujarnya menutup kisahnya.
(Hafidah Rismayanti/_Usk)









