JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) untuk mobil yang diduga kuat sebagai Toyota bZ4X kini tercantum dalam situs resmi pemerintah dengan harga termurah sekitar Rp700 jutaan.
Kemunculan data itu, diduga menjadi tanda mobil listrik tersebut bZ4X versi produksi lokal yang akan segera meluncur di Indonesia dalam waktu dekat.
Nilai NJKB Toyota bZ4X
Menilik dari laman Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terdapat empat varian NJKB Toyota bZ4X yang tercatat secara resmi. Besar kemungkinan data ini merujuk pada unit produksi lokal, sebab pada tahun sebelumnya nilai NJKB untuk model serupa jauh lebih tinggi, yakni mulai dari Rp803 juta.
Rincian NJKB Toyota bZ4X yang tercatat:
-
BZ4XAT XEAM11RMWDHQW: Rp750 juta
-
BZ4XAWDXEAM15RMWDHQW: Rp803 juta
-
BZ4XTURXEAM17RMWDHNW: Rp817 juta
-
BZ4XAT XEAM10RMWDHSW: Rp957 juta
Perlu diketahui, NJKB bukan merupakan harga jual resmi kendaraan, melainkan nilai dasar untuk perhitungan pajak kendaraan bermotor. Dari NJKB inilah kemudian dihitung besaran pajak yang harus dibayar oleh pemilik kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Setelah penambahan pajak dan biaya lainnya, barulah muncul harga resmi yang dibayarkan oleh konsumen di diler.
BACA JUGA:
Bos Hyundai Temui Airlangga, Siap Bantu Prabowo Bangun Mobil Nasional?
Sebelumnya, Toyota Indonesia telah memperkenalkan bZ4X produksi lokal pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, sementara peluncuran resminya diperkirakan akan dilakukan pada Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) November mendatang.
Harga Bisa Menarik
Kemungkinan besar harga bZ4X berpotensi lebih kompetitif setelah proses produksi lokal dimulai. Namun, harga pasti mobil tersebut belum diketahui jelas.
Saat ini, SUV listrik Toyota bZ4X masih berstatus impor utuh (Completely Built Up/CBU) dari Jepang dengan harga jual di atas Rp1,2 miliar. Dengan adanya produksi lokal, harga jualnya diperkirakan akan turun cukup signifikan sehingga lebih terjangkau bagi pasar Indonesia.
Toyota dikabarkan berencana melakukan lokalisasi bZ4X tidak hanya sekadar merakit di dalam negeri, tetapi juga akan diiringi dengan pendalaman Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Selain status produksi yang berubah menjadi Completely Knock Down (CKD), Toyota disebut akan menyematkan berbagai pembaruan pada bZ4X versi lokal.
Beberapa di antaranya mencakup peningkatan kapasitas dan performa baterai, penyegaran desain interior dan eksterior, serta integrasi sistem konektivitas New T-Intouch yang memberikan pengalaman berkendara lebih modern dan terhubung.
Dengan langkah ini, Toyota semakin menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia sekaligus memperkuat posisinya di segmen mobil listrik SUV premium yang kian berkembang pesat di pasar otomotif nasional.
(Saepul)










