BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Tim pabrikan Ducati Lenovo dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar jelang akhir musim MotoGP 2025. Pebalap muda asal Italia, Nicolo Bulega, berpeluang menjalani debut di kelas utama MotoGP untuk menggantikan Marc Marquez, yang harus mengakhiri musim lebih awal akibat cedera serius.
Marquez mengalami patah tulang bahu kanan setelah terjatuh dalam balapan di Sirkuit Mandalika, Indonesia, pada 5 Oktober lalu. Pebalap delapan kali juara dunia itu kemudian menjalani operasi pada 13 Oktober di Italia. Namun setelah pemeriksaan lanjutan, tim medis Ducati memastikan masa pemulihan Marquez akan memakan waktu lebih dari dua bulan, sehingga ia tidak bisa tampil hingga akhir musim.
Sebagai langkah darurat, Ducati lebih dulu menurunkan Michele Pirro untuk menggantikan Marquez pada Grand Prix Australia.
Namun, tim asal Bologna itu juga menyiapkan rencana cadangan jika proses pemulihan Marquez berlangsung lebih lama, yakni dengan memberi kesempatan debut kepada Nicolo Bulega di dua seri pamungkas — Malaysia (Sepang) dan Valencia.
Bulega, yang kini membela Aruba.it Racing Ducati di ajang World Superbike (WorldSBK), tampil impresif sepanjang musim 2025 dan menempati posisi runner-up klasemen sementara di bawah rekan setimnya, Alvaro Bautista.
Baca Juga:
Tak Terhentikan, Marc Marquez Jadi Pusat Perhatian MotoGP 2025
Pebalap berusia 25 tahun itu sejatinya telah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Ducati pada 13 Mei 2025, yang mencakup peran tambahan sebagai test rider MotoGP untuk proyek pengembangan Desmosedici GP25.
Kini, peluang untuk menjajal motor tersebut dalam balapan resmi terbuka lebih cepat dari rencana awal.
Menurut laporan Motorsport Italia, Ducati telah menyiapkan tes privat di Sirkuit Jerez sebagai ajang adaptasi awal bagi Bulega sebelum kemungkinan tampil di lintasan MotoGP.
Tes tersebut dinilai penting untuk menilai kesiapan teknis dan mental sang pebalap menghadapi tekanan di level tertinggi balap motor dunia.
“Ducati akan mengumumkan dalam waktu dekat siapa yang akan menggantikan Marc Marquez untuk dua Grand Prix penutup musim,” bunyi pernyataan resmi tim pabrikan Italia itu.
Nicolo Bulega dikabarkan sangat antusias dengan kesempatan langka ini, meski ia menyadari tantangan besar menanti.
“Tekanannya pasti berbeda. MotoGP adalah dunia yang sama sekali lain. Namun, saya siap belajar dan memberi yang terbaik,” ujar Bulega.
Bagi Ducati, keputusan memberi kesempatan kepada Bulega bukan hanya solusi jangka pendek menggantikan Marquez, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk menyiapkan regenerasi pebalap.
Jika hasil uji coba dan performa Bulega dalam dua seri terakhir nanti memuaskan, Ducati disebut bisa mempertimbangkannya untuk peran lebih besar pada musim 2026, baik sebagai test rider utama atau bahkan pebalap reguler di tim satelit.
(Budis)









