Pemerintah Bakal Bagikan Tanah Untuk Petani, Cak Imin: Segera Dimatangkan

Tanah Petani
Menko PM Muhaimin Iskandar (dok. Kemenko PM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah berencana untuk membagikan tanah kepada para petani yang masuk dalam kelompok kategori sangat miskin (desil 1) dan kategori miskin dan rentan (desil 2).

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, usai menghadiri Rapat Terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo dan sejumlah menteri yang membahas mengenai program-program pemberdayaan masyarakat dan strategi pemerintah menanggulangi kemiskinan.

Adapun memberikan tanah untuk petani yang masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2 merupakan salah satu isu yang menjadi perhatian Presiden Prabowo dalam ratas tersebut.

Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin mengatakan, hal ini merupakan bagian dari upaya pemerntah untuk mendorong kepemilikan alat dan lahan produksi bagi masyrakat miskin, khususnya petani.

“Alat produksi (untuk rakyat, red.) kita akan terus wujudkan, termasuk upaya menyediakan tanah untuk masyarakat petani desil 1-2,” kata Cak Imin di Jakarta, melansir Antara, Selasa (4/11/2025).

Pemerintah, ungkap Cak Imin, tengah membahas teknis pembagian tanah untuk petani tersebut.

“(Untuk) desil 1, kita akan dorong terbangunnya kepemilikan alat produksi kepada para petani dengan membagi-bagikan tanah-tanah untuk masyarakat desil 1 dengan teknis yang segera dimatangkan,” jelas Cak Imin.

Baca Juga:

Prabowo Buka Suara soal Utang Whoosh: Saya Tanggung Jawab!

Pemda Bisa Utang ke Pemerintah Pusat, Menkeu Purbaya Beri Bunga Rendah O,5%

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan rencana membagikan tanah itu bertujuan untuk memperkuat kemandirian petani.

“Pemerintah akan terus berupaya untuk mewujudkan penguatan kemandirian petani melalui kepemilikan alat dan lahan produksi,” kata Seskab Teddy.

Selain rencana bagi-bagi tanah untuk petani, Prabowo juga mendorong pemanfaatan fasilitas pemerintah untuk pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Prabowo menekankan bahwa fasilitas yang dimiliki pemerintah harus memberikan ruang atau tempat jualan untuk para pelaku UMKM, seperti di bandara, stasiun, terminal, dan rest area. Pemerintah juga akan menggelar Pasar 1.001 Malam, dimana fasilitas negara yang memiliki posisi strategis akan diserahkan ke UMKM untuk dikelola. Dengan begitu, UMKM memiliki display dan eksibisi serta pemasaran yang efektif.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru