Pemerintah Bentuk Dewan Kesejahteraan Buruh dan Satgas Pencegahan PHK

Satgas PHK
Menko Airlangga Hartarto (dok. Menko Perekonomian)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPNGMEDIA.ID — Pemerintah resmi membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh dan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan PHK. Langkah ini merupakan upaya untuk memastikan kesejahteraan pekerja serta menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan pembentukan kedua lembaga tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi pekerja.

“Ini memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tetap sustainable dan tidak mengorbankan kesejahteraan pekerja,” kata Airlangga dalam Konferensi Pers Stabilitas Pasar Modal Indonesia di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (1/9/2025), seperti dilansir dari Antara.

Airlangga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan jelas terkait isu ketenagakerjaan.

“Beliau menyampaikan bahwa pemerintah yang Beliau pimpin bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk rakyat yang paling kecil, paling tertinggal,” ujarnya.

Pembentukan lembaga ini juga menjawab salah satu tuntutan buruh dalam aksi demonstrasi baru-baru ini, yakni terkait pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan PHK.

Airlangga menjelaskan lembaga baru ini dapat memberikan program peningkatan keterampilan ulang (reskilling), memfasilitasi penguatan dialog sosial, serta peringatan dini (early warning system).

Baca Juga:

Airlangga Tenangkan Investor, Optimis Dampak Demo Tak Ganggu Ekonomi Jangka Panjang

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Jalur Positif

Dalam acara yang sama, Menko Airlangga juga menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih solid, dengan data-data ekonomi yang menunjukkan stabilitas dan pertumbuhan.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat resilien dan tumbuh sebesar 5,12 persen year on year (yoy) pada kuartal II-2025

PMI Manufaktur membaik ke level 51,5 pada Agustus 2025 yang didorong oleh ekspansi output dan permintaan baru, dari sebelumnya di level 47,4 pada Mei 2025, di level 46,9 pada Juni, serta 49,2 pada Juli 2025.

Kemudian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam momentum menguat selama pekan kemarin, bahkan sempat mencapai All Time High (ATH) di level 8.000.

Selanjutnya, inflasi domestik terkendali di level 2,37 persen pada Juli 2025, dan nilai tukar rupiah tetap stabil di level Rp16.490 per dolar AS pada Jumat (29/08).

Lebih lanjut, Ia memaparkan peningkatan investasi seiring impor barang modal tumbuh kuat sebesar 32,5 persen (yoy) pada kuartal II-2025, dan industri pengolahan yang tumbuh positif sebesar 5,08 persen (yoy) pada kuartal II-2025.

“Menunjukkan aktivitas pembangunan pabrik dan fasilitas produksi baru, artinya ada potensi ekspansi pada kuartal III-2025, dan tingginya perputaran uang dan transaksi keuangan di berbagai provinsi menunjukkan masih tingginya aktivitas ekonomi secara spasial,” ujar Airlangga.

(Raidi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru