JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah mulai mendorong penerapan work from home (WFH) tidak hanya di kalangan aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga di sektor swasta.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi efisiensi energi nasional di tengah dinamika geopolitik global, terutama dampak konflik di kawasan Timur Tengah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut kebijakan ini sebagai respons adaptif terhadap tekanan global di sektor energi.
WFH Jadi Instrumen Hemat Energi
Menurut Airlangga Hartarto, penerapan kerja fleksibel tidak hanya berdampak pada efisiensi mobilitas, tetapi juga mampu menekan konsumsi energi secara signifikan.
“Kebijakan ini akan diatur melalui surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan dengan mempertimbangkan karakteristik sektor usaha,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2026).
Selain penghematan energi, kebijakan ini juga mendorong percepatan transformasi digital dalam dunia kerja.
Tidak Semua Sektor Bisa WFH
Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat selektif. Tidak semua sektor dapat menerapkan pola kerja jarak jauh.
Sektor layanan publik seperti kesehatan, keamanan, dan kebersihan tetap wajib beroperasi normal.
Begitu juga sektor strategis seperti:
- Industri
- Energi
- Pangan dan bahan pokok
- Transportasi dan logistik
- Perdagangan dan keuangan
Seluruh sektor tersebut tetap menjalankan aktivitas secara langsung di lapangan maupun kantor.
Bagian dari Transformasi Nasional
WFH bukan sekadar solusi sementara, melainkan bagian dari transformasi budaya kerja nasional.
Pemerintah juga menjalankan langkah lain seperti:
- Pembatasan penggunaan kendaraan dinas
- Pengurangan perjalanan dinas
- Refocusing anggaran negara
Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga produktivitas ekonomi.
Ekonomi Tetap Stabil, Bukan Kondisi Darurat
Pemerintah menegaskan kebijakan ini bukan karena kondisi darurat ekonomi.
Airlangga Hartarto memastikan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan stabil.
“Perlu ditegaskan bahwa kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kokoh,” ujarnya.
Ia juga memastikan stok energi nasional termasuk BBM berada dalam kondisi aman.
Baca Juga:
KDM: WFH di Pemprov Jabar Berjalan Efektif
Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik, Masyarakat Diminta Tetap Tenang
Pemerintah berharap sektor swasta dapat mengambil peran aktif dalam kebijakan ini.
Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dinilai krusial untuk memastikan efisiensi energi berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi.
(Dist)











