BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID Pemerintah Kota Bandung merespons cepat keluhan warga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Cingised, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik.
“Kami menerima banyak laporan mengenai masalah mendesak, seperti pipa bocor dan saluran limbah yang tersumbat. Saya pastikan, perbaikan langsung dimulai besok oleh UPT Rusunawa,” kata Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Sabtu (4/10/2025).
Selain itu, Pemkot Bandung juga menyiapkan langkah jangka panjang untuk perbaikan total fasilitas rusun. Menurutnya, anggaran perbaikan skala besar akan dimasukkan dalam APBD 2026, termasuk kemungkinan penyediaan sumber air baru yang lebih layak dan bersih.
Terkait permintaan keringanan sewa, Erwin menyampaikan apresiasi atas komitmen warga yang tetap membayar kewajiban meski dalam keterbatasan. Erwin menegaskan pemerintah akan mengupayakan keseimbangan antara hak dan kewajiban penghuni.
Baca Juga:
Pemkot Bandung Genjot Insinerator, Bidik 300 Ton Sampah Terolah per Hari di 2025
Kebun Binatang Wajib Berkontribusi, Pemkot Bandung Minta Manfaat Jelas untuk PAD
“Ini soal keadilan. Kalau warga tetap bayar, maka pemerintah juga wajib menyediakan fasilitas yang layak. Prinsipnya harus seimbang,” ujarnya.
Rusunawa Cingised, lanjut Erwin, memang dibangun sebagai solusi hunian sementara bagi warga berpenghasilan rendah. Namun, dirinya menekankan hunian tersebut diharapkan bisa menjadi batu loncatan menuju kepemilikan rumah pribadi.
“Rusun ini bukan tempat tinggal permanen. Tujuannya adalah membantu warga untuk menata kehidupan, hingga pada waktunya mampu membeli rumah sendiri. Ke depan, regulasi akan terus kami evaluasi agar fungsi rusun berjalan sesuai tujuan,” pungkasnya.
(Kyy/_Usk)











