Pemkot Bogor Sebut Hampir Satu Bulan MinyaKita Tak Tersedia di Pasar

MinyaKita kabupaten cirebon
(X/subhanologi)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kembang untuk menanggapi isu beredarnya MinyaKita oplosan. Hasil dari sidak tersebut menunjukkan bahwa tidak ditemukan MinyaKita oplosan yang beredar di pasar tradisional tersebut.

Tindakan ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk memastikan keamanan dan kualitas produk yang dijual kepada masyarakat, terutama produk-produk yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari seperti minyak goreng.

Dengan tidak ditemukannya MinyaKita oplosan di Pasar Kembang, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan terhindar dari produk-produk yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Meskipun demikian, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemukan produk-produk yang mencurigakan atau tidak memenuhi standar keamanan.

Langkah proaktif seperti sidak ini penting untuk menjaga kualitas dan keamanan produk di pasaran serta melindungi konsumen dari praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab.

Selain sidak, pemerintah Bogor juga memastikan stok serta harga sesuai HET Rp14.700 per liter, dalam operasi pasar selama Ramadan 1446 Hijriyah.

Pemkot Bogor berkoordinasi dengan lembaga terkait, termasuk Satgas Pangan Kepolisian, untuk mengawasi agar kecurangan dan penimbunan tidak terjadi.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan lembaga yang berwenang, termasuk Satgas Pangan dari kepolisian, karena potensi kecurangan bisa saja terjadi, sehingga pengawasan harus diperketat,” tegas Hanafi, dikutip Selasa (11/3/2025).

Operasi pasar ini digelar untuk memastikan ketersediaan minyak goreng Minyakita, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah yang terdampak harga bahan pokok yang melonjak.

Hanafi menyebutkan minyak goreng Minyakita sudah hampir sebulan tidak tersedia di pasaran, dan operasi pasar ini adalah bentuk kerja sama antara Pemkot Bogor dengan PT Mikie Oleo Nabati Industri dan PT Bukit Inti Makmur Abadi.

“Minyakita ini sudah hampir satu bulan tidak tersedia di pasaran. Maka dari itu, kami bekerja sama dengan para pengusaha untuk mendistribusikan Minyakita sebanyak 6.000 liter atau 500 karton di Blok F Pasar Kebon Kembang,” ujar Hanafi.

Untuk memastikan distribusi yang adil, kata dia, Pemkot Bogor membatasi pembelian minyak goreng Minyakita maksimal dua liter per orang, dengan harga Rp14.700 per liter, sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

BACA JUGA:

Polisi: Ada 3 Produsen Pemalsu Takaran MinyaKita, Salah Satunya di Jabar

Mentan Temukan Minyakita Disunat: Kemasan 1 Liter Isi Hanya 800 Mililiter!

Pembeli juga diwajibkan menunjukkan KTP saat membeli, guna mencegah aksi penimbunan atau jual beli kembali dengan harga lebih tinggi.

Sidak MinyaKita di pasar tradisional yang dilakukan pemkot Bogor, pemerintah berharap dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan minyak goreng dengan harga wajar, serta mengurangi beban ekonomi selama Ramadan.

 

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru