Potongan KIP Kuliah Tembus 45%, Pemerintah Tuai Kritik Keras!

potongan KIP Kuliah
Ilustrasi. (Dist)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Wakil Ketua Komisi X DPR, My Esti Wijayanti, melayangkan kritik keras terhadap kebijakan pemerintah yang memangkas nilai bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah hingga 45% bagi mahasiswa di perguruan tinggi swasta unggulan.

Esti menilai kebijakan tersebut tidak hanya merugikan mahasiswa, tetapi juga membebani pihak kampus.

“Sudah menerima mahasiswa dengan KIP, tahu-tahu bantuannya dipotong hampir setengah. Kampus swasta yang seharusnya dibantu, malah terbebani,” ujar Esti di Jakarta, Kamis (26/9/2025).

Menurutnya, pemangkasan bantuan menimbulkan efek berantai. Perguruan tinggi tidak diperbolehkan memungut selisih biaya dari mahasiswa penerima KIP, sementara mahasiswa dari keluarga tidak mampu berisiko kehilangan akses ke pendidikan tinggi.

Baca Juga:

KIP Kuliah Kemenag 2025 Dibuka, Ini Persyaratannya!

Pemerintah Ogah Setop MBG Meski Marak Kasus Keracunan

Pendidikan Terancam Tak Setara

Esti menekankan, bahwa pendidikan merupakan hak konstitusional seluruh warga negara. Ia khawatir kebijakan ini dapat memutus rantai harapan keluarga miskin untuk memperbaiki taraf hidup melalui pendidikan.

“Pendidikan adalah hak konstitusional setiap warga negara. Negara tidak boleh mengabaikan tanggung jawabnya terhadap pemerataan kesempatan belajar,” tegas Esti.

Ia pun mendesak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) untuk segera meninjau ulang kebijakan tersebut. Baginya, KIP Kuliah bukan sekadar bantuan, melainkan instrumen pemerataan kesempatan yang menyangkut keadilan sosial dan masa depan bangsa.

Lebih jauh, Esti memastikan Komisi X DPR akan terus memantau perkembangan implementasi kebijakan ini agar tidak melenceng dari amanat konstitusi.

“Kami akan dorong agar kebijakan ini dikembalikan pada prinsip dasarnya, memberikan akses setara bagi seluruh anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan tinggi, bukan justru menutup jalan mereka,” kata Esti menegaskan.

Ia menambahkan, DPR berkomitmen mengawal agar alokasi anggaran KIP Kuliah tetap berpihak pada mahasiswa yang benar-benar membutuhkan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

3

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru