BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan pembatasan permainan daring (game online) PUBG usai insiden ledakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Presiden menyoroti secara khusus game online bertema perang yang menggunakan senjata api, seperti PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG).
“Beliau (Presiden Prabowo) tadi menyampaikan bahwa kita masih harus berpikir untuk membatasi dan mencari jalan keluar terhadap pengaruh-pengaruh dari game online,” ujar Pras kepada wartawan.
Menurutnya, tidak menutup kemungkinan beberapa gim online mengandung unsur negatif yang bisa berdampak terhadap perkembangan generasi muda di masa mendatang.
“Karena, tidak menutup kemungkinan, gim online ini ada beberapa yang di situ, ada hal-hal yang kurang baik, yang mungkin itu bisa memengaruhi generasi kita ke depan,” tambahnya.
BACA JUGA:
Detik-Detik Presiden Prabowo Tetapkan 10 Tokoh sebagai Pahlawan Nasional di Hari Pahlawan 2025
Istana Beberkan Alasan Prabowo Beri Gelar Pahlawan pada Soeharto
Pras juga menegaskan bahwa pemerintah akan meninjau game-game bernuansa perang yang menampilkan penggunaan senjata api secara intens.
“Misalnya contoh, PUBG. Itu kan di situ kita mungkin berpikirnya ada pembatasan-pembatasan, karena jenis-jenis senjata mudah sekali dipelajari, dan itu tentu lebih berbahaya lagi,” pungkasnya.
(Haqi/Dist)










