JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Friderica Widyasari Dewi atau yang akrab disapa Kiki resmi ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Penunjukan ini dilakukan setelah Ketua OJK Mahendra Siregar dan Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara mengundurkan diri dari jabatannya.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi OJK, Friderica merupakan Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2022–2027.
Ditetapkan DPR RI Lewat Uji Kelayakan
Penetapan Friderica sebagai anggota Dewan Komisioner OJK dilakukan secara mufakat oleh Komisi XI DPR RI setelah ia dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.
Dalam pemaparannya di hadapan DPR, Friderica menekankan pentingnya penguatan literasi keuangan dan perlindungan konsumen sebagai fondasi sistem jasa keuangan yang sehat.
Menurutnya, stabilitas sektor keuangan tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada pemahaman masyarakat sebagai pengguna layanan keuangan.
Profil Friderica Widyasari Dewi
Perempuan kelahiran Cepu, Jawa Tengah, 28 November 1975 ini dikenal memiliki rekam jejak panjang di industri pasar modal Indonesia. Sebelum bergabung dengan OJK, Friderica menduduki berbagai posisi strategis di lembaga keuangan dan regulator pasar modal.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas pada periode 2020–2022. Selain itu, Friderica juga memiliki pengalaman di Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal Indonesia.
Kariernya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dimulai sekitar 2005–2006. Di lembaga tersebut, ia menjabat sebagai Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan, Sekretaris Perusahaan, hingga Direktur Pengembangan BEI periode 2009–2015.
Setelah dari BEI, Friderica melanjutkan kariernya di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Ia menjabat sebagai Direktur KSEI pada 2015–2016, kemudian dipercaya sebagai Direktur Utama KSEI periode 2016–2019.
Di bidang profesional, Friderica mengantongi sertifikasi Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang diterbitkan OJK pada 2019.
Lisensi tersebut memperkuat posisinya sebagai figur yang memahami industri jasa keuangan dari sisi regulator maupun pelaku pasar.
Latar Pendidikan Doktor Cumlaude
Dari sisi akademik, Friderica menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus pada 2001. Ia kemudian melanjutkan studi ke California State University, Fresno, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) pada 2004.
Pada 2019, Friderica kembali ke UGM dan berhasil meraih gelar Doktor bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan dengan predikat cumlaude.
Ia juga pernah menjadi dosen tamu dan pengajar mata kuliah keuangan, pasar modal, dan investasi di sejumlah perguruan tinggi.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Rekam Jejak Suami Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi
Prabowo Siap Ganti Semua Direksi Bank Himbara, Menhan Ungkap Alasannya
Kehidupan Pribadi dan Kiprah Keluarga
Dalam kehidupan pribadi, Friderica menikah dengan Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Eddy Hartono, purnawirawan Polri yang dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang penanggulangan terorisme nasional.
Eddy Hartono merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1990 dan mengabdi di Polri selama kurang lebih 35 tahun hingga pensiun pada 2025.
Ia pernah menjabat sebagai Kepala Densus 88 Anti Teror Polri periode 2015–2017 dan dua kali menjadi Wakil Kepala Densus 88.
Pernah Jadi Aktris Sinetron Legendaris
Sebelum dikenal sebagai tokoh pasar modal dan regulator keuangan, Friderica juga pernah dikenal publik sebagai aktris dengan nama Kiki Widyasari. Ia membintangi sinetron kolosal populer Angling Dharma pada era 1990-an.
Dalam sinetron tersebut, ia memerankan Dewi Setyawati, istri Prabu Angling Dharma. Perannya menjadi salah satu karakter ikonik yang membekas di ingatan penonton televisi Indonesia.
Kini, Friderica Widyasari Dewi dikenal sebagai figur penting dalam transisi kepemimpinan OJK, dengan kombinasi pengalaman industri, regulator, akademisi, dan komunikasi publik.
(Dist)











