Proses Dinilai Janggal, KontraS Desak Kejelasan Penanganan Kasus Andrie Yunus

Kronologi Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus (Kolase Tangkap Layar CCTV)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Sorotan terhadap penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus kian menguat, terutama terkait tarik ulur kewenangan antara aparat penegak hukum. KontraS melalui Koordinator Badan Pekerja, Dimas Bagus Arya, menilai proses hukum yang berjalan saat ini berpotensi menimbulkan ketidakjelasan.

Dalam rapat bersama DPR RI, Dimas menyoroti keputusan pelimpahan kasus dari kepolisian ke TNI. Ia mempertanyakan dasar hukum langkah tersebut, mengingat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana tidak diatur mekanisme pelimpahan kepada penyidik di luar kepolisian atau PPNS.

“Ini bukan sekadar soal siapa yang menangani, tetapi bagaimana memastikan proses hukum berjalan transparan dan akuntabel,” tegas Dimas.

Baca Juga:

Kemenkes Gratiskan Perawatan Aktivis KontraS Andrie Yunus Korban Air Keras di RSCM

Isu yang disorot bukan hanya soal yurisdiksi, tetapi juga lambannya perkembangan kasus. Sejak POM TNI mengidentifikasi empat terduga pelaku pada 19 Maret, belum ada pengungkapan identitas kepada publik. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan potensi celah dalam proses hukum.

Dimas menilai, tanpa kejelasan forum peradilan, penanganan kasus bisa berlarut-larut dan berisiko menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Di sisi lain, Puspom TNI memastikan bahwa empat anggota TNI yang diduga terlibat telah diamankan dan tengah menjalani proses penyidikan. Komandan Puspom TNI, Yusri Nuryanto, menyebut seluruh terduga pelaku berasal dari BAIS TNI.

Perkembangan ini menempatkan kasus tersebut dalam perhatian luas, bukan hanya karena dugaan kekerasannya, tetapi juga karena menjadi ujian bagi sistem hukum Indonesia dalam menjamin transparansi, akuntabilitas, dan kepastian keadilan bagi korban.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru