BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Xiaomi resmi menghadirkan Redmi Note 15 4G sebagai varian paling terjangkau di keluarga Redmi Note 15. Namun berbeda dari generasi sebelumnya, seri “basic” kali ini datang dengan sejumlah peningkatan desain dan fitur yang membuat banderol harganya ikut naik ke kisaran Rp2,5 juta hingga Rp3 jutaan.
Dalam ulasan terbarunya, kanal YouTube Gadgetin menyoroti bahwa Redmi Note 15 4G mengalami lonjakan harga cukup signifikan dibandingkan pendahulunya.
“Kenaikan harganya lumayan jauh dibanding tahun lalu, sampai sekitar Rp500 ribuan. Tapi Xiaomi merasa ini sebanding karena desain dan spesifikasinya ikut naik level,” ujar Gadgetin.
Desain dan Layar: Lebih Premium dari Status “Basic”
Secara tampilan, Redmi Note 15 4G mengalami perubahan besar. Xiaomi menyematkan desain bodi melengkung dengan ketebalan di bawah 8 mm, jauh lebih ramping dibanding generasi sebelumnya. Modul kamera kini seragam dengan varian Pro, meski tetap hanya mengandalkan satu kamera utama 108 MP sebagai sensor fungsional.
Bagian depan dibekali layar AMOLED 6,77 inci Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz dan pemindai sidik jari di dalam layar. Gadgetin menilai tampilan layar menjadi salah satu nilai jual utama.
“Kalau dilihat dari depan, ini sudah vibes HP yang lebih mahal. Bezelnya lebih tipis dan tampilannya jauh lebih enak dipandang dibanding seri tahun lalu,” kata Gadgetin.
Layar tersebut juga diklaim memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 3.200 nits, membuatnya tetap terbaca di luar ruangan.
Baca Juga:
Redmi Note 15 5G Rilis Januari 2026, Dibekali Snapdragon 6 Gen 3 dan Kamera 108MP
Baterai Lebih Besar, Headphone Jack Hilang
Meski bodinya lebih tipis, Redmi Note 15 4G justru membawa baterai 6.000 mAh, meningkat 500 mAh dari generasi sebelumnya. Pengisian daya masih mengandalkan fast charging 33 watt, lengkap dengan adaptor di dalam boks penjualan.
Namun, satu fitur yang hilang adalah port headphone jack 3,5 mm, sesuatu yang cukup disayangkan oleh sebagian pengguna.
“Sayang banget headphone jack-nya sekarang hilang. Padahal kalau masih ada, itu bisa jadi pembeda sendiri di kelasnya,” ujar Gadgetin.
Performa: Aman untuk Harian, Terbatas untuk Gaming Berat
Redmi Note 15 4G ditenagai chipset MediaTek Helio G100 (4G), dipadukan dengan RAM hingga 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Untuk penggunaan harian, performanya dinilai stabil, meski belum optimal untuk game berat dengan frame rate tinggi.
“Helio G100 ini terkenal aman. Buat main game masih bisa, tapi jangan berharap di atas 60 fps. Ini lebih cocok buat pemakaian santai,” jelas Gadgetin.
Kamera 108 MP: Tajam di Siang Hari, Lemah di Video
Sensor kamera utama 108 MP mampu menghasilkan foto tajam di kondisi cahaya cukup, termasuk saat menggunakan zoom digital hingga 3x. Namun absennya OIS dan EIS membuat perekaman video menjadi titik lemah.
“Kalau foto masih oke, tapi buat video ini jadi bagian paling kurang. Geterannya cukup terasa karena enggak ada stabilisasi,” kata Gadgetin.
Kamera depan dinilai cukup stabil untuk vlog ringan di resolusi 1080p, meski tidak menawarkan fitur unggulan.
Dukungan Software dan Garansi
Xiaomi menjanjikan 4 tahun pembaruan sistem operasi dan 6 tahun patch keamanan untuk Redmi Note 15 4G. Selain itu, tersedia garansi resmi hingga 15 bulan, dengan promo tertentu yang memperpanjang garansi hingga 24 bulan.
Kesimpulan
Redmi Note 15 4G hadir sebagai ponsel kelas menengah bawah dengan pendekatan baru: desain lebih premium dan baterai besar, namun dengan harga yang tidak lagi “murah” seperti generasi sebelumnya.
“Kalau dibandingkan standar tahun lalu, harganya memang terasa tinggi. Tapi kalau stok seri lama sudah sulit dicari, Redmi Note 15 4G ini masih jadi pilihan yang aman,” tutup Gadgetin.
Dengan strategi tersebut, Redmi Note 15 4G tampaknya ditujukan bagi pengguna yang mengutamakan desain, layar, dan daya tahan baterai, dibandingkan performa gaming atau fitur kamera video.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Fathir Fahrezi Fardiansyah)











