Rekonstruksi Kekerasan Seksual, Agus Buntung Menolak Gunakan Penutup Muka

Rekonstruksi agus buntung
Rekonstruksi dugaan kasus kekerasan seksual Agus Buntung (YouTube)
-

Tidak ada video disisipkan.

MATARAM, TEROPONGMEDIA.ID — Rekonstruksi kasus dugaan kekerasan seksual pemuda disabilitas berinisial IWAS alias Agus Buntung telah dilaksanakan di Taman Udayana, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (11/12/2024).

Proses rekonstruksi kasus kekerasan seksual Agus Buntung ini dikawal ketat aparat kepolisian dan menarik perhatian masyarakat setempat.

Sejumlah pihak termasuk Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Kejaksaan Tinggi NTB, Wakapolda NTB, dan penyidik dari Direktorat Kriminal Umum Polda NTB. Sementara Agus Buntung juga didampingi oleh ibunya serta tim pengacara.

Reka ulang adegan atau rekonstruksi ini dilakukan untuk memperagakan kembali rangkaian peristiwa dugaan kekerasan seksual yang terjadi.

Selain itu, rekonstruksi juga mengonfirmasi kecocokan antara adegan sebenarnya dengan bukti-bukti hukum yang telah dikumpulkan selama proses penyelidikan.

Uniknya, IWAS menolak mengenakan penutup wajah atau gazebo selama proses rekonstruksi itu. Penggunaan gazebo bertujuan untuk melindungi privasi tersangka.

Agus beralasan, penutup wajah tersebut mengganggu penglihatan dan pernapasannya. Namun permintaan Agus akhirnya dikabulkan setelah adanya diskusi antara kuasa hukum, polisi, dan pihak terkait.

Kuasa hukum IWAS, Ainuddin, mengatakan kondisi kesehatan dan kenyamanan kliennya menjadi prioritas. Rekontruksi juga dipantau langsung oleh Kompolnas untuk memastikan apakah reka adegan berjalan sesuai dengan prosedur hukum atau tidak.

Rekonstruksi dimulai di Taman Udayana, lokasi awal pertemuan Agus Buntung dengan korban. Agus memperagakan adegan bagaimana ia tiba di taman dan menghampiri korban.

Selanjutnya, Agus memperagakan percakapan singkat yang terjadi sebelum keduanya menuju sebuah homestay yang berjarak tempuh sekitar 10 menit dari taman tersebut.

BACA JUGA: Polisi Temukan Alat Bukti Baru Dalam Kasus Pelecehan Seksual Agus Buntung

Di homestay, rekonstruksi menunjukkan keduanya memasuki kamar. Adegan inipun menjadi salah satu fokus utama dalam kasus ini karena di tempat itulah terjadonya dugaan kekerasan seksual yang dilakukan Agus Buntung.

Selesai rekonstruksi di homestay, kemudian berlanjut ke Islamic Center yang merupakan lokasi terakhir dalam rangkaian kejadian.

Banyak warga yang penasaran ingin menyaksikan jalannya rekonstruksi ini, termasuk pelajar yang berada di sekitar Taman Udayana.

Tak sedikit warga melontarkan kata-kata emosional terhadap IWAS, dan sempat memicu situasi tegang. Namun, aparat pun tak tinggal diam untuk mengendalikan situasi.

Penyidik akan mengevaluasi hasil rekonstruksi kasus Agus Buntung untuk melengkapi berkas perkara sebelum diserahkan ke Kejaksaan Tinggi NTB.

Kejaksaan akan menentukan apakah berkas tersebut sudah lengkap atau memerlukan tambahan bukti sebelum dilanjutkan ke pengadilan.

Polda NTB memastikan seluruh proses hukum kasus Agus Buntung dilakukan secara transparan dan profesional, sesuai dengan prosedur yang berlaku.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik