JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Penyanyi Rossa belakangan ramai jadi bahan perbincangan di media sosial. Isu soal dugaan gagal operasi plastik beredar luas dan memicu berbagai komentar liar.
Namun kubu Rossa menilai perkara ini bukan sekadar gosip receh internet. Ada dugaan upaya sistematis yang sengaja diarahkan untuk merusak citra sang diva.
Reputasi 30 Tahun Disebut Sedang Ditarget
Melalui tim manajemen dan kuasa hukum, Rossa menyampaikan kekecewaan atas serangan narasi negatif yang muncul hampir bersamaan di berbagai platform.
Menurut mereka, nama besar yang dibangun lebih dari tiga dekade di industri musik kini sedang coba digoyang.
Bagi seorang figur publik, reputasi bukan hanya soal popularitas—tetapi aset bernilai tinggi.
Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Pola Terorganisir
Kuasa hukum Rossa, Ikhsan Tualeka, menyebut timnya menemukan pola dalam penyebaran konten yang menyerang kliennya.
“Sudah terkesan sistematis untuk menjatuhkan atau men-downgrade beliau sebagai seorang pesohor di Tanah Air.”
Pernyataan itu memperjelas bahwa pihak Rossa melihat serangan ini lebih serius daripada sekadar komentar nyinyir biasa.
Puluhan Akun Langsung Disomasi
Tak ingin isu berkembang liar, tim hukum langsung bergerak. Mereka mengirimkan somasi kepada puluhan akun media sosial yang tersebar di Instagram, TikTok, hingga Threads.
Langkah ini diambil sebagai rem darurat agar kerusakan nama baik tidak meluas ke penggemar, sponsor, maupun relasi profesional.
Masih Diberi Kesempatan
Meski sudah menempuh jalur somasi, pihak Rossa belum langsung membawa perkara ke pengadilan.
Menurut kuasa hukum, masih ada ruang bagi para pemilik akun untuk menyadari kesalahan mereka—baik yang ikut-ikutan tren, termakan arus, maupun sengaja menyebarkan narasi negatif.
“Kami ingin memberikan kesempatan…”
Artinya jelas: pintu damai masih terbuka, tapi kesabaran ada batasnya.
Baca Juga:
Deddy Corbuzier Semprot Keras Steven Wongso: Lo Cari Atensi?
Salmafina Akhirnya Buka-bukaan! dari Pernikahan 3 Bulan hingga Trauma dan Pengkhianatan
Kasus ini jadi pengingat bahwa era digital bukan zona bebas tanpa konsekuensi. Menyerang reputasi seseorang, apalagi figur publik dengan nilai komersial tinggi, bisa berujung serius.
Rossa mungkin dikenal ceria dan elegan. Tapi kali ini, sang diva memilih melawan.
(Dist)









