Sejarah Kubah Shakhrah, Tempat Berpijak Nabi Saat Perjalanan Isra Miraj

Isra Miraj-1
(Wikipedia)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kubah Shakhrah atau yang dikenal dengan sebutan Dome of the Rock, adalah salah satu bangunan paling ikonis di dunia yang terletak di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.

Secara harfiah, nama “Kubah Shakhrah” berarti “kubah batu”. Bangunan ini berbentuk persegi delapan dengan kubah emas yang mencolok. Di dalamnya terdapat Batu Ash-Shakhrah, sebuah batu suci yang sangat penting dalam tradisi kedua agama.

Bagi umat Islam, batu ini diyakini sebagai tempat Nabi Muhammad SAW berpijak saat melakukan perjalanan Isra Miraj. Sedangkan bagi umat Yahudi, batu ini dianggap sebagai lokasi Bait Suci pertama yang dibangun oleh Nabi Sulaiman.

Sejarah Pembangunan

Kubah Shakhrah dibangun tahun 691 Masehi atas perintah Khalifah Abdul Malik dari Dinasti Umayyah. Proses pembangunan mulai sekitar tahun 687 M dan memakan biaya yang sangat besar, mencapai tujuh kali lipat dari pemasukan pajak tahunan Mesir.

Struktur awalnya adalah kubah terbuka tanpa dinding, tetapi dinding pelindung ditambahkan pada masa Dinasti Abbasiyah setelah mengalami kerusakan akibat gempa bumi pada abad ke-8 dan ke-9.

Sejak didirikan, Kubah Shakhrah telah melalui berbagai renovasi dan perbaikan. Pada masa kekuasaan Sulaiman Al-Qanuni (1520-1566), bagian luar kubah dilapisi ubin dan dihias dengan mosaik serta kaligrafi Al-Qur’an. Renovasi besar juga dilakukan pada era Mahmud II pada tahun 1817.

Kubah Shakhrah tidak hanya berfungsi sebagai bangunan arsitektur, tetapi juga sebagai pusat spiritual bagi umat Islam dan Yahudi. Dalam tradisi Islam, Batu Ash-Shakhrah dianggap sebagai bagian dari surga yang turun ke bumi. Di sisi lain, bagi umat Yahudi, tempat ini sangat sakral karena merupakan lokasi dari Bait Suci yang hilang.

Sebelum Ka’bah di Makkah menjadi kiblat utama umat Islam, Kubah Shakhrah juga pernah berfungsi sebagai kiblat awal. Hal ini menambah kedalaman sejarah dan makna religius dari bangunan ini. Ada sejum;ah fakta menarik dari bangunan ini.

  • Arsitektur unik: Kubah ini menggabungkan elemen arsitektur Romawi dengan gaya Islami, menjadikannya salah satu contoh awal arsitektur Islam.
  • Pusat ziarah: Kubah Shakhrah menarik lebih dari 800.000 pengunjung setiap tahun, menjadikannya salah satu situs ziarah paling penting di dunia.
  • Simbol peradaban: Sebagai salah satu bangunan Islam tertua yang masih ada, Kubah Shakhrah menjadi simbol kemajuan teknologi konstruksi dan seni pada masa Dinasti Umayyah.

BACA JUGA: Apakah Isra Miraj Boleh Puasa?

Dengan sejarah yang panjang dan makna yang mendalam, Kubah Shakhrah tetap menjadi salah satu warisan budaya dan spiritual terpenting di dunia hingga saat ini.

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru