Soal PP Tunas, Menag: Ruang Digital Perlu Fondasi Agama dan Etika

perlindungan anak di ruang digital
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah terus memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya fondasi agama dan etika yang kuat sebelum anak-anak terjun ke dunia digital.

Menurutnya, peran keluarga dan lembaga pendidikan menjadi kunci utama dalam membentuk kesiapan anak menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Menag menyampaikan bahwa ruang digital bukan sekadar soal akses teknologi, tetapi juga menyangkut kesiapan moral dan spiritual anak.

“Ruang digital perlu fondasi agama dan etika. Kita ingin memastikan bahwa fondasi agama dan etika tertanam kuat di lingkungan keluarga dan pendidikan sebelum mereka melangkah ke jagat digital,” ujarnya di Jakarta, Sabtu.

Ia menekankan bahwa tanpa bekal nilai yang kuat, anak-anak berpotensi menghadapi berbagai risiko di dunia digital, mulai dari konten negatif hingga penyalahgunaan teknologi.

Nasaruddin Umar memastikan Kementerian Agama mendukung penuh kebijakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas (Tunggu Anak Siap).

Aturan tersebut diperkuat melalui Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mulai berlaku pada 28 Maret 2026, dengan ketentuan penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Menag menegaskan, kebijakan ini bukan bentuk pembatasan, melainkan langkah perlindungan negara terhadap tumbuh kembang anak.

Baca Juga:

Tips Agar Anak Tetap Aman di Ruang Digital

Sebagai tindak lanjut, Menag menginstruksikan seluruh jajaran madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan untuk mengawal implementasi kebijakan tersebut secara ketat.

Momentum ini juga dinilai sebagai peluang untuk meningkatkan literasi digital berbasis nilai agama dan etika.

“Lembaga pendidikan harus mengoptimalkan literasi digital yang dibarengi penguatan nilai moral dan spiritual,” tegasnya.

Selain institusi pendidikan, Menag juga mengajak orang tua, guru, dan tokoh agama untuk aktif mendampingi anak dalam penggunaan teknologi.

Pendekatan yang dilakukan, kata dia, harus mengedepankan kasih sayang dan komunikasi yang baik.

“Kita siapkan mereka menjadi generasi yang tidak hanya cerdas digital, tapi juga berilmu, berakhlak, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberi toleransi terhadap platform digital yang tidak mematuhi aturan perlindungan anak.

Pemerintah mewajibkan seluruh platform menyesuaikan fitur dan layanan mereka dengan ketentuan dalam PP Tunas.

Sejumlah platform seperti X dan Bigo Live disebut telah patuh penuh. Sementara TikTok dan Roblox dinilai cukup kooperatif.

Adapun platform besar seperti Facebook, Threads, Instagram, dan YouTube masih belum sepenuhnya memenuhi ketentuan yang berlaku.

Penerapan PP Tunas menjadi langkah strategis pemerintah dalam melindungi anak di era digital. Namun, keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, platform digital, lembaga pendidikan, dan keluarga.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru