BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Emma Raducanu yang menjadi petenis unggulan ke-28, kembali menunjukkan konsistensinya di Melbourne. Juara US Open 2021 itu sukses mempertahankan rekor sempurna di babak pertama Australian Open setelah meraih kemenangan pada edisi 2026.
Raducanu menyingkirkan petenis asal Thailand, Mananchaya Sawangkaew, dengan skor 6-4, 6-1 dalam laga berdurasi 71 menit. Sempat tertinggal 2-4 di set pertama, petenis Inggris tersebut mampu bangkit dan mengendalikan jalannya pertandingan hingga akhir.
Kemenangan ini terasa penting bagi Raducanu yang datang ke Australian Open dengan banyak tanda tanya. Persiapan pramusimnya terganggu, dan ia juga tersingkir di perempat final Hobart International. Namun, performa agresif dan konsisten yang ia tampilkan di laga pembuka ini menjadi jawaban atas keraguan tersebut.
Dengan hasil ini, Raducanu kembali melaju ke babak kedua Australian Open untuk kelima kalinya secara beruntun, menegaskan bahwa Melbourne masih menjadi panggung yang bersahabat baginya.
Meski kalah, Sawangkaew bukan lawan yang mudah. Peringkat 196 dunia yang ia miliki saat ini dipengaruhi oleh absennya sang petenis selama enam bulan akibat cedera punggung.
Sebelumnya, ia sempat menembus peringkat 100 besar dunia pada Juni lalu dan menjadi petenis Thailand ketiga dalam sejarah yang mencapai pencapaian tersebut. Ia juga datang ke Melbourne dengan modal kuat usai menjuarai turnamen ITF W75 Nonthaburi dua pekan sebelumnya.
Debut Sawangkaew di Australian Open pun berlangsung menjanjikan. Ia sempat unggul 3-1 di set pertama sebelum Raducanu menaikkan intensitas permainan dan membalikkan keadaan.
Baca Juga:
Comeback! Emma Raducanu Bikin Geger Miami Open 2025
Dominasi Raducanu berlanjut di set kedua, yang ia buka dengan keunggulan 3-0. Sawangkaew tak mampu kembali ke performa awal, sementara Raducanu menutup pertandingan dengan tenang lewat ace di match point pertama.
“Saya pikir dia melakukan servis dengan sangat baik, bahkan lebih baik dari yang saya perkirakan,” ujar Raducanu, dikutip dari WTA, Senin (19/1/2026).
“Servis pertama saya juga cukup efektif dengan persentase tinggi. Di awal pertandingan, saya mungkin terlalu memaksakan diri, tapi secara keseluruhan saya merasa memiliki kendali yang lebih baik dibanding beberapa pekan terakhir,” lanjutnya.
Raducanu menambahkan bahwa rangkaian pertandingan yang ia jalani belakangan ini sangat membantunya dalam mengelola situasi di lapangan.
“Semua pertandingan dan poin yang saya mainkan dalam beberapa pekan terakhir benar-benar membantu saya menghadapi kondisi seperti hari ini,” tuturnya.
Di babak kedua, Raducanu akan menghadapi tantangan baru dengan bertemu petenis Austria, Anastasia Potapova. Laga tersebut akan menjadi pertemuan pertama bagi kedua petenis.
Potapova sendiri melaju ke babak kedua setelah menunjukkan daya juang tinggi dengan membalikkan keadaan dan mengalahkan Suzan Lamens asal Belanda 3-6, 7-5, 6-2.







