Terbukti Main Judi Online, 1.207 Penerima Bansos di Bandung Dicoret!

Penerima Bansos di Bandung Dicoret
Ilustrasi. (dok. indonesia,go,id)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghentikan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada 1.207 keluarga penerima manfaat (KPM) yang terindikasi terlibat praktik judi online (judol).

Temuan ini berdasarkan hasil pemantauan Kementerian Sosial (Kemensos) melalui data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), yang kemudian ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung.

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa, menjelaskan total penerima bansos di Kota Bandung mencapai 15.759 KPM. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.207 KPM dicoret karena terbukti menggunakan akun mereka untuk aktivitas judi online.

Baca Juga:

Bebas Bersyarat, Eks Wali Kota Bandung Yana Mulyana Kembali Hirup Udara Bebas

Eks Cafe di Jalan Ibrahim Adjie Kota Bandung Hangus Terbakar

“Ini hasil temuan dari pusat yang wajib kami tindaklanjuti. Kalau sudah terdeteksi, maka bantuannya tidak boleh diteruskan,” kata Yorisa, Kamis (18/9/2025).

Rincian Penerima Bansos yang Dicoret antara lain yakni.

•   Program Keluarga Harapan (PKH): 237 KPM
•   Program Sembako: 702 KPM
•   Program PKH Sembako: 268 KPM

Menurutnya, sebagian dari penerima tersebut sebenarnya sudah sempat menikmati bantuan. Namun setelah data judol mereka terkonfirmasi, bansos langsung dihentikan.

“Kurang lebih mereka sudah menerima bantuan, tapi karena akunnya terdeteksi bermain judi online, maka bantuannya kami stop,” ucapnya.

Dinsos Kota Bandung juga menegaskan data penerima bansos yang terindikasi judol berasal langsung dari pemerintah pusat. Pemkot Bandung hanya bertugas menindaklanjuti arahan dengan menghentikan penyaluran.

“Nama-namanya dikirim dari pusat setelah terdeteksi aktivitas judol melalui akun masing-masing. Kami hanya menjalankan keputusan tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Yorisa juga menambahkan, pemutusan bansos bagi penerima terindikasi judi online ini sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun lalu, dan proses pemutakhiran data akan terus berlanjut.

“Kami sudah menutup bantuan sesuai dengan data yang diterima. Jadi tidak ada toleransi bagi penerima bansos yang terbukti terlibat judol,” pungkasnya. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru