JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – BNPB terus memperbarui data korban akibat bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, hingga Selasa (16/12/2025) pukul 12.00 WIB.
Tercatat sebanyak 1.030 orang meninggal dunia, 205 hilang, 7 ribu terluka. Hal ini berdasarkan dashboard penanganan darurat banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut.
Selain itu, tercatat 186.488 ribu rumah rusak di 52 kabupaten. Bencana ini juga merusak 434 rumah ibadah, 967 fasilitas pendidikan, 219 fasilitas kesehatan, 145 jembatan, 290 gedung/kantor, serta 1,6 ribu fasilitas umum.
Jembatan Baily Hubungan Tapanuli Tengah dan Selatan
Jembatan baily penghubung antara Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan via Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, telah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sejak Jumat (12/12/2025).
Jembatan yang dibangun oleh personel TNI Yon Zipur Medan ini dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Namun, akses untuk kendaraan roda empat menuju Desa Garoga di Batang Toru, Tapanuli Selatan dari Tapanuli Tengah, untuk saat ini hanya bisa menjangkau sampai titik sungai buatan imbas banjir bandang. Perjalanan masyarakat menuju Batang Toru masih perlu dilanjutkan dengan berjalan kaki menyebrangi wilayah terdampak.
Baca Juga:
Prabowo Kirim 125 Ribu Pakaian Batal Ekspor untuk Korban Bencana Sumatera
3.274 Sekolah Rusak, 276 Ribu Siswa Terdampak Bencana Sumatera-Aceh
Perahu Pengangkut Logistik
BNPB bersama BPBD Kabupaten Bireuen berupaya untuk memasilitasi para relawan dan masyarakat yang ingin melakukan penyeberangan di Jembatan Kutablang, Kecamatan Krueng Tikeum, Kabupaten Bireuen menggunakan perahu karet dan perahu perbantuan dari Polairud.
Layanan perahu yang sudah dioperasionalkan ini dibuka pukul 9.00 WIB hingga 18.00 WIB. Untuk saat ini layanan diprioritaskan bagi pengantaran logistik bantuan dan akses penyeberangan para relawan
Seperti yang kemarin dilakukan, pada Minggu (14/12/2025) perahu karet ini telah membantu penyeberangan bagi para relawan tenaga medis yang membawa obat-obatan dari Ikatan Apoteker Indonesia Aceh dan Ikatan Dokter Indonesia wilayah Banten.
Fasilitas yang dibuka selama masa pengerjaan jembatan kutablang ini semoga menjadi salah satu solusi aksesibilitas untuk mengirimkan bantuan maupun relawan ke wilayah Aceh Utara maupun Aceh Tamiang dari Kutablang, Bireuen.











