BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Penyanyi Yura Yunita membuktikan bahwa panggung bukan hanya tempat bekerja, tapi juga ruang penyembuhan. Dalam jumpa pers di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2025), pelantun lagu Tanda itu mengaku tak pernah merasa jenuh dengan profesinya sebagai penyanyi.
“Pernah enggak punya titik jenuh saat menyanyi? Enggak pernah, alhamdulillah. Karena justru nyanyi itu jadi bagian dari healing aku,” ujar Yura dengan senyum.
Ia menegaskan, pengalaman itu bukan sekadar ungkapan manis untuk publik.
“Mungkin kedengarannya klise, tapi benar-benar terjadi di aku. Nyanyi itu jadi cara buat merilis emosi. Nulis lagu juga jadi tempat melepas emosi, merilis baggage atau beban-beban yang ada dalam diri,” tambahnya.
Bukan Lelah Hati, Hanya Lelah Fisik
Bagi Yura, menyanyi bukan pekerjaan yang menguras semangat, justru sebaliknya aktivitas yang menambah energi dan semangat hidup.
“Jadi, enggak pernah ngerasa jenuh. Malah justru menambah energi aku,” tuturnya.
Meski begitu, Yura tetap realistis. Ia menyadari bahwa rasa lelah secara fisik adalah hal wajar dalam rutinitas panggung.
“Kalau misalnya lelah, ya lelah fisik aja. Kadang kita pernah kan sakit atau kecapean,” ucapnya santai.
Yura juga menceritakan pengalaman tak terlupakan saat harus tampil dalam kondisi kurang sehat. Meski tubuhnya terasa lemah dan suara nyaris hilang, ada sesuatu yang ajaib terjadi beberapa detik sebelum ia naik panggung.
“Sebelum naik panggung, aku enggak bisa ‘do re mi’. Bahkan nyanyi ‘do re mi’ aja enggak bisa karena lagi sakit,” kenangnya.
“Tapi entah kenapa, mungkin karena kekuatan Tuhan, atau karena aku mencintai apa yang aku jalani, ditambah energi dari teman-teman juga. Saat mau naik panggung, tiga detik sebelumnya tuh, ada aja kekuatannya! Tapi anehnya, begitu turun panggung, enggak bisa ngomong lagi,” tambahnya sambil tertawa.
Baca Juga:
Yura Yunita Bongkar Kebaikan Rossa yang Bikin Karier Musiknya Melejit
Sorakan Yura Yunited Menggema di Konser Bingah Yura Yunita Terharu
Musik Sebagai Sumber Energi dan Cinta
Kisah Yura membuktikan bahwa musik bukan sekadar pekerjaan, tapi juga perjalanan spiritual dan emosional. Di tengah padatnya jadwal dan tekanan industri hiburan, Yura memilih untuk tetap menjadikan musik sebagai sumber ketenangan dan kebahagiaan.
Dengan ketulusan dan semangat yang ia tunjukkan, Yura Yunita tak hanya dikenal lewat suaranya yang khas, tapi juga lewat cara ia mencintai pekerjaannya dengan sepenuh hati menjadikan setiap nada sebagai bentuk syukur, setiap lagu sebagai terapi, dan setiap panggung sebagai tempat untuk pulih.
(Hafidah Rismayanti/_Usk)











