BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, tercatat sebanyak 1.268 sekolah di wilayah tersebut mengalami kerusakan dan dinilai tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Ribuan sekolah itu kini memerlukan perhatian dan upaya perbaikan serius.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Solihin, mengatakan selain kerusakan berat, terdapat lebih dari 2.400 ruang kelas yang juga mengalami kerusakan dengan kategori sedang.
“Masih bisa digunakan belajar tapi tetap harus mendapat penanganan,” kata Ahmad, mengutip RRI, Jumat (24/10/2025).
Hingga saat ini, sudah ada 53 sekolah yang akan mendapat bantuan revitalisasi menggunakan anggaran pusat. Sedangkan, puluhan ruang kelas lainnya diperbaiki dengan anggaran dari APBD Kabupaten Tasikmalaya.
“Ada potensi penambahan jumlah sekolah yang akan diperbaiki. Dari pusat dan Pemprov Jabar,” kata Ahmad menambahkan.
Sementara itu, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menegaskan pemerintah daerah terus berupaya menyelesaikan perbaikan sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan. Ia menyebut, koordinasi intensif dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Pusat untuk mempercepat proses revitalisasi.
“Kami terus berikhtiar bersama pemerintah provinsi dan pusat. Saya bahkan langsung datang ke Kemendikdas untuk meminta dukungan program revitalisasi,” ujarnya.
Baca Juga:
Kemendikdasmen: 60 Sekolah Rusak Berat, 906 Siswa dan 74 Guru Terdampak Banjir Bali
Belasan Rumah hingga Sekolah Rusak Dampak Gempa M 4,1 Guncang Wilayah Bogor
Cecep menekankan, penyelesaian masalah infrastruktur pendidikan membutuhkan kolaborasi lintas lembaga, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun daerah, agar persoalan sekolah rusak dapat teratasi secara menyeluruh.
“Terima kasih atas dukungan revitalisasi dari Kemendikdasmen untuk PKBM, PAUD, SD, dan SMP. Juga apresiasi kepada Pak Gubernur yang merespons cepat usulan pembangunan USB SMA Pagerageung dan SMA Toblongan Bojongasih,” pungkasnya.
(Vini Virdiyanti/_Usk)











