4 WNI Diculik Bajak Laut di Afrika Tengah, Kapal Diberondong Senjata Api

WNI diculik bajak laut
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID –– Ancaman bajak laut kembali menghantui perairan Afrika Tengah. Empat warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan menjadi korban penculikan kelompok bersenjata setelah kapal ikan tempat mereka bekerja diserang di perairan Gabon.

Insiden mencekam itu terjadi ketika sebuah kapal penangkap ikan tengah beroperasi di laut. Hingga kini, nasib para WNI yang diculik masih belum diketahui secara pasti.

Kapal Ikan Diserang di Perairan Gabon

Kepala Staf Angkatan Laut Gabon, Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong, mengatakan kapal penangkap ikan berbendera Gabon bernama IB FISH 7 diserang bajak laut saat menangkap ikan sekitar 7 mil laut tenggara Equata.

“Kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7, diserang bajak laut saat menangkap ikan sekitar 7 mil laut tenggara Equata di perairan Gabon,” ujar Meyong, dikutip dari siaran Gabon 24, Selasa (13/1/2026).

Empat WNI Termasuk Korban Penculikan

Dalam pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Gabon, disebutkan pelaku berjumlah tiga pria bersenjata. Mereka menculik sembilan awak kapal, terdiri dari lima warga negara China dan empat WNI.

Aksi penculikan tersebut menambah daftar panjang kasus kejahatan maritim di kawasan Afrika Tengah yang kerap menyasar kapal perikanan.

Baca Juga:

Kasus Ijazah Jokowi Berbelok Arah? Pelapor Buka Opsi Damai

Ketua KONI Diperiksa KPK, Bongkar Utang Pilkada Sugiri Sancoko Rp26 Miliar

Kapal Berhasil Diamankan Aparat Gabon

Pasca pembajakan, aparat keamanan Gabon berhasil menemukan kapal IB FISH 7 yang sempat dikuasai para pelaku. Kapal tersebut kemudian dikawal hingga tiba dengan selamat di pelabuhan ibu kota Gabon.

“Situasi saat ini sudah terkendali di tingkat pemerintahan tertinggi, dan semua langkah yang diperlukan telah diambil demi memastikan keamanan maritim,” kata Meyong.

Penyelidikan Resmi Dibuka

Pemerintah Gabon memastikan pengamanan di wilayah perairan diperketat guna mencegah kejadian serupa. Sementara itu, kejaksaan setempat telah membuka penyelidikan resmi terkait kasus penculikan tersebut.

Penyelidikan difokuskan pada identitas pelaku, motif penculikan, serta kemungkinan keterlibatan jaringan kejahatan lintas negara.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi terkini para korban, termasuk empat WNI yang diculik. Kasus ini kembali menyoroti tingginya risiko keamanan yang dihadapi pekerja migran Indonesia di sektor perikanan internasional.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru