Akhmad Marjuki Ungkap Fokus pada Transparansi dan Efektivitas Pembangunan

Akhmad Marjuki
Akhmad Marjuki (Instagram/@h.akhmadmarjuki)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Akhmad Marjuki menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas anggaran dengan menggelar Rapat Kerja (Raker).

Hal ini terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Rapat penting ini melibatkan seluruh Mitra Kerja Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat.

Dalam forum tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Akhmad Marjuki, hadir langsung untuk memastikan proses pembahasan berjalan dengan cermat dan mendalam.

“transparansi, akuntabilitas, dan kolaborasi adalah fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan responsif,” tulis Akhmad Marjuki

Mengevaluasi Efektivitas Anggaran 2024

Fokus utama Raker ini adalah pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Ini merupakan tahapan krusial dalam siklus anggaran, di mana DPRD bersama pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap realisasi dan dampak penggunaan anggaran sepanjang tahun 2024.

Setiap masukan dan evaluasi yang disampaikan dalam rapat ini bersifat konstruktif. Dengan tujuan utama memastikan bahwa pembangunan di Jawa Barat berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Kehadiran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja Komisi IV dalam forum ini sangat vital untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai kinerja dan pencapaian masing-masing sektor.

Baca Juga:

Akhmad Marjuki Ungkap Hubungan Manusia dengan Alam

Begini Cara Tadabbur Alam Versi Akhmad Marjuki

Komitmen Mengawal Anggaran

Raker ini menjadi wujud konkret dari peran pengawasan DPRD dalam mengawal penggunaan anggaran publik. Akhmad Marjuki menekankan bahwa komitmen untuk terus mengawal anggaran dan kebijakan publik demi kesejahteraan masyarakat adalah bagian dari amanah yang terus diperjuangkan oleh Komisi IV.

Proses pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 ini merupakan langkah penting dalam siklus pemerintahan yang demokratis.

Dengan adanya evaluasi dan pengawasan yang ketat, diharapkan alokasi dan penggunaan dana publik dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat Jawa Barat.

Hasil dari rapat kerja ini akan menjadi dasar bagi perbaikan dan peningkatan kinerja pemerintah daerah di masa mendatang.

(Hafidah Rismayanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru