BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ducati Lenovo bakal memasuki musim 2026 dengan dinamika baru di dalam garasi mereka. Francesco Bagnaia, yang sebelumnya menjadi salah satu tumpuan utama pabrikan, kini harus bersiap menghadapi persaingan internal yang semakin padat setelah Alex Marquez resmi bergabung dalam daftar pengguna Desmosedici GP26.
Line-up pembalap yang menunggangi motor terbaru Ducati untuk MotoGP 2026 kini sudah dipastikan berjumlah empat orang, masing-masing Marc Marquez dan Francesco Bagnaia dari tim pabrikan, Fabio Di Giannantonio dari VR46, serta tambahan terbaru, Alex Marquez dari Gresini. Kepastian ini sekaligus menandai lompatan signifikan bagi Alex yang akan naik dari GP24 ke GP26.
Pada tes MotoGP Valencia 2025, Selasa (18/11/2025), Alex Marquez sudah mendapatkan kesempatan menjajal paket motor GP24 versi terbaru. Bukan GP25 atau GP26, melainkan konfigurasi transisi yang kerap disebut sebagai “GP24+” sebutan yang ia akui sendiri sambil terkekeh ketika dikonfirmasi oleh Bolasport melalui Speedweek.
“Kalau (Davide) Tardozzi bilang begitu, berarti GP24+,” ujar Alex.
Ia menuturkan bahwa waktu tes yang lebih pendek dari perkiraan membuat dirinya dan tim hanya bisa mencoba beberapa komponen prioritas. Meski begitu, seluruh elemen penting tetap diuji secara menyeluruh.
“Ada beragam ide untuk mengeksplorasi berbagai arah. Kami menguji semua komponen secara detail dan memberikan umpan balik yang jelas,” katanya.
“Kami bekerja keras sampai batas maksimal agar Ducati dan para insinyur bisa menganalisis data setelahnya. Saya menyelesaikan musim ini dengan perasaan yang baik,” sambung runner-up MotoGP 2025 tersebut.
Selama pengujian, Alex mengakui bahwa beberapa komponen terasa memberikan manfaat signifikan, namun sebagian lainnya justru membuat motor kehilangan keunggulan tertentu. Fokus utamanya pun bergeser pada pencarian set-up paling ideal.
“Kami mencoba segalanya. Ada bagian yang bermanfaat, ada yang merugikan. Intinya adalah menemukan keseimbangan yang tepat,” kata Alex.
“Kami juga bereksperimen dengan pengaturannya. Sekarang saatnya menganalisis semuanya di rumah agar bisa lebih cepat di masa mendatang,” imbuhnya.
Keputusan Ducati memasukkan Alex Marquez sebagai salah satu pengguna motor pabrikan terbaru diprediksi bakal memperketat persaingan internal, terutama bagi Bagnaia. Sepanjang musim 2025, Bagnaia sudah cukup terseok-seok sebagai satu-satunya pembalap GP25 yang gagal mengimbangi performa Marc Marquez dan Di Giannantonio.
BACA JUGA:
Aprilia Pamer Aero Radikal RS-GP 2026, Punya Misi Besar Dibalik Wujud Ekstrem
Alex Marquez Jadi Ujung Tombak Baru Ducati GP26, Dapat Wejangan Khusus dari Sang Kakak
Hasilnya menjadi timpang, dan Bagnaia kerap disebut sebagai pembalap yang paling kesulitan dengan GP25. Masuknya Alex sebagai pengguna GP26 berpotensi menambah tekanan, sekaligus memperbesar sorotan terhadap masa depan Bagnaia di Ducati Lenovo.
Rumor keretakan hubungan keduanya pun mulai berembus. Perbedaan performa yang kian mencolok antara dirinya dan Marc Marquez maupun Diggia semakin memojokkan sosok juara dunia tiga kali tersebut. Bahkan, kabar bahwa Ducati mungkin tidak lagi mempertahankan Bagnaia pada 2027 perlahan mencuat, terutama jika ia masih belum keluar dari tren sulit yang dialaminya sejak awal musim.
(Haqi/Aak)











