BPS Ungkap Ekonomi Indonesia Triwulan III 2025 Tumbuh 5,04 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Konferensi Pers BPS (YouTube/BPS Statistics)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 mengalami pertumbuhan 5,04 persen (year-on-year/yoy) bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Secara quarter to quarter (qtq), pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 ini tumbuh 1,43 persen bila dibandingkan dengan triwulan II 2025.

Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Edy melaporkan, ekonomi Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan III 2025 atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp6.060,0 triliun, meningkat dari RpRp5.638,9 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara ekonomi berdasarkan PDB atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp3.444,8 triliun, naik dari Rp3.279,5 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

“Sehingga pertumbuhan Indonesia pada triwulan III 2025 bila dibandingkan dengan kuartal III 2024 atau secara yoy tumbuh sebesar 5,04 persen,” jelas Edy.

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi tertinggi berada di wilayah sulawesi dengan nilai pertumbuhan ekonomi mencapai 5,84 persen diikuti oleh Jawa dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,17 persen.

Baca Juga:

Emas Perhiasan Hingga Cabai Picu Inflasi Bulan Oktober 2025

BPS Laporkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12 Persen Pada Kuartal II 2025

Dari sisi produksi, Edy menyampaikan lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi Indonesia yakni industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi dan pertambangan. Total share lapangan usaha tersebut mencapai sekitar 65,02 persen dari PDB.

Industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi untuk ekonomi indonesia pada Triwulan III 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh industri makanan dan minuman, industri logam dasar, serta industri kimia farmasi dan obat tradisional untuk memenuhi permintaan domestik maupun luar negeri.

Dari sisi pengeluaran, Edy mengungkap seluruh komponen mengalami pertumbuhan positif pada triwulan III 2025.

Komponen dengan kontribusi terbesar terhadap PDB adalah konsumsi rumah tangga dengan kontribusi mencapai 53,14 persen terhadap PDB.

“Pada triwulan III 20205, komponen ini tumbuh sebesar 4,89 persen, yang menunjukan masih terjaganya tingkat konsumsi masyarakat,” jelas Edy.

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga didorong oleh peningkatan konsumsi untuk transportasi dan komunikasi serta konsumsi untuk restoran dan hotel.

(Raidi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru