JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Buku memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans terus memicu gelombang panas di media sosial. Alih-alih mereda, kontroversi justru melebar dan menyeret nama Roby Trimonti, mantan suami Aurelie ke pusaran amarah publik.
Meski tidak disebut secara eksplisit, banyak netizen mengaitkan sosok Bobby dalam buku dengan Roby. Akibatnya, akun media sosial aktor itu diserbu komentar pedas, tudingan, hingga serangan personal yang datang bertubi-tubi.
Diserang Massal, Roby Trimonti Akhirnya Angkat Suara
Merasa namanya diseret tanpa dasar yang jelas, Roby Trimonti akhirnya buka suara. Lewat sejumlah unggahan Instagram, ia menunjukkan kemarahan yang selama ini dipendam dan menyatakan siap menghadapi siapa pun yang menyerangnya.
Roby bahkan meminta para pengikutnya untuk tidak gentar menghadapi serangan siber.
“Buat akun-akun yang comment feed gue, yang diserang oleh akun-akun apapun jangan takut. Kita bukan orang lemah,” tulis Roby dalam unggahannya, dikutip Senin (12/1/2026).
“Capture Akunnya, Gue yang Lawan”
Tak berhenti di situ, Roby menegaskan siap membawa persoalan ini ke level yang lebih serius. Ia mengajak pengikutnya mengumpulkan bukti dari akun-akun yang dinilai menyerang secara berlebihan.
“Capture akun itu, gue yang lawan. Kalau lomba bacot, gue juga bisa bacot. Gue bukan orang baik, tapi semoga berusaha nggak jahat,” lanjutnya dengan nada tajam.
Pernyataan ini langsung memantik reaksi beragam. Ada yang mendukung sikap Roby, namun tak sedikit pula yang menilai responsnya justru memperkeruh suasana.
Ungkap Luka Lama
Dalam unggahan lain, Roby menyebut amarahnya bukan muncul tiba-tiba. Ia mengaku sudah 16 tahun terakhir kerap disudutkan dan disinggung secara keji, hingga emosinya kini berada di titik puncak.
Ia bahkan mengisyaratkan siap menunjukkan sisi gelapnya jika terus diprovokasi.
“Kalau terus diserang, gue juga bisa bikin hidup orang nggak tenang,” tulis Roby, kalimat yang sontak menuai kontroversi baru.
Baca Juga:
Link Download Buku Broken Strings Aurelie Moeremans, Gratis Versi Indonesia-Inggris!
Broken Strings, E-book Aurelie Moeremans yang Viral Dibicarakan Netizen
Sindiran Pedas ke Isi Buku Broken Strings
Roby juga secara terbuka menyinggung isi buku Broken Strings, yang menurutnya sengaja dirancang untuk membangun asumsi publik dan memancing emosinya.
Dengan nada sarkas, ia menyebut buku tersebut berusaha mengarahkan pembaca agar mengaitkan cerita di dalamnya dengan dirinya.
“Saya tahu isi buku itu mau diasumsikan ke saya dan mau memancing emosi saya,” ujar Roby.
Tak berhenti di sana, Roby bahkan menyebut dirinya justru sebagai pihak yang selama ini menjadi korban. Ia menuding Aurelie yang ia sebut dengan nama “Buleli” telah mendiskreditkannya selama bertahun-tahun.
“Ingat Buleli, Anda 16 tahun ini bully saya lho. Benar-benar mendiskreditkan saya, ditambah buku Anda isinya gila,” katanya.
Publik Terbelah: Simpati ke Aurelie, Empati ke Roby?
Di sisi lain, Broken Strings sendiri berisi pengakuan Aurelie Moeremans tentang pengalaman pahitnya sebagai korban grooming sejak usia remaja. Buku ini menuai simpati luas dari publik dan dianggap sebagai bentuk keberanian membuka luka lama.
Namun, reaksi keras Roby Trimonti membuat publik terbelah. Sebagian menilai kemarahannya wajar karena merasa diseret tanpa bukti, sementara yang lain menilai responsnya terlalu emosional dan berpotensi memperkeruh konflik.
Hingga kini, polemik antara Aurelie Moeremans dan Roby Trimonti belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Setiap unggahan baru berpotensi memicu babak lanjutan dari drama yang kini bukan hanya soal buku, tapi juga perang narasi di ruang publik.
(Dist)











