JAKARTA, PANJI RAKYAT: Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengimbau seluruh pejabat publik agar lebih waspada dan bijaksana dalam mengambil serta menyampaikan kebijakan.
Hal itu, dalam menyikapi serius unjuk rasa besar-besaran masyarakat di Kabupaten Pati yang mendesak Bupati Sudewo untuk mengundurkan diri.
Prasetyo menegaskan, setiap pernyataan maupun keputusan yang diambil oleh pejabat bisa berdampak luas di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kehati-hatian menjadi hal yang mutlak agar tidak memicu kegaduhan.
BACA JUGA:
Pemakzulan Bupati Pati: Ini 3 Partai Pengusung Sudewo di Pilkada 2024, Ada PSI!
Bupati Pati Sudewo Segera Diperiksa KPK Soal Dugaan Korupsi Proyek Jalur Kereta Api
“Makanya berkali-kali kami selaku pemerintah pusat berulang kali mengimbau pejabat-pejabat publik di level apa pun baik di pusat, provinsi maupun daerah, kita harus menyadari bahwa kita perlu berhati-hati dalam menyampaikan segala sesuatu,” ujarnya di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/8/2025).
Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam proses pengambilan kebijakan demi menjaga kepercayaan publik serta mencegah terjadinya ketegangan sosial.
“Apalagi menyampaikan sebuah kebijakan yang akan berdampak kepada masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Prasetyo menyampaikan bahwa pemerintah pusat memantau secara serius dinamika yang terjadi di Kabupaten Pati. Ia juga mengimbau semua pihak untuk tetap menahan diri demi menjaga stabilitas.
“Nah tentu yang pertama-tama kami selaku pemerintah pusat menaruh perhatian dan memohon kepada semua pihak untuk juga menahan diri,” kata Prasetyo.
Ia mengungkapkan bahwa komunikasi telah dijalin dengan Bupati Sudewo serta Gubernur Jawa Tengah dalam rangka mencari penyelesaian terbaik atas permasalahan tersebut.
“Bapak Bupati juga secara personal kami juga berkomunikasi. Kemudian saya juga memonitor terus berkomunikasi dengan Bapak Gubernur Jawa Tengah, semoga juga segera bisa kita cari jalan keluar terbaik,” ujarnya.
(Saepul)











