BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Enam bulan setelah mendapat lampu hijau masuk Formula 1, tim Cadillac bersiap menjalani debut bersejarah pada musim 2026 sebagai tim ke-11 di grid. Dipimpin Graeme Lowdon, eks Sporting Director Marussia/Manor, proyek F1 yang didukung General Motors ini disebut sudah “on schedule” menuju race perdana di Australia.
Langkah penting telah dilakukan dengan merekrut salah satu line-up paling berpengalaman di grid, yakni Sergio Perez dan Valtteri Bottas, dengan total 527 start, 16 kemenangan, dan 106 podium.
Meski sempat absen setahun, Lowdon yakin keduanya bisa segera kembali ke performa puncak, apalagi regulasi 2026 memberi jatah uji coba lebih banyak Barcelona dan dua kali tes Bahrain.
Cadillac juga menepati janji membawa talenta Amerika ke proyek ini dengan merekrut Colton Herta sebagai test driver. Herta akan menjalani FP1, simulasi intensif, serta turun di F2 untuk mengumpulkan poin Super Licence.
“Dia adalah pure racer,” ujar Lowdon, melansir laman resmi formula1, Senin (15/9/2025).
Ia juga menilai langkah Herta meninggalkan kursi IndyCar demi peluang F1 adalah bukti kepercayaan diri.
Secara teknis, mobil perdana Cadillac untuk regulasi baru 2026 tengah dikerjakan oleh tim berpengalaman, Nick Chester (Technical Director), John McQuilliam (Chief Designer), dan Pat Symonds (Engineering Consultant).
Baca Juga:
Hamilton Sambut Hangat Comeback Valtteri Bottas Bersama Cadillac
Prototipe chassis sudah lolos uji FIA, sementara dua sasis balap sedang diproduksi. Mobil akan diperkenalkan Januari 2026 di Silverstone sebelum shakedown, lalu melakoni tes di Barcelona dan Bahrain.
Untuk musim pertama, Cadillac akan memakai power unit Ferrari dan gearbox Ferrari dengan casing buatan sendiri. Target jangka panjang adalah membangun mesin di fasilitas North Carolina yang siap 2029.
Basis manufaktur utama tim nantinya di Fishers, Indiana, namun sementara mereka masih mengandalkan mitra global serta markas sementara di dekat Silverstone.
“Formula 1 adalah olahraga paling kompetitif di dunia. Target awal kami sederhana, eksekusi sebaik mungkin dan mendapat respek dari kompetitor. Dari sana, hasil akan mengikuti,” kata Lowdon.
Uji coba pertama tim dijadwalkan Januari 2026 di Silverstone, sebelum terjun ke race pembuka musim di Australia.
(Budis)







