Dorong Swasembada Pangan, Kementan-Kemnaker Kolaborasi Percepatan Pertanian Modern

pertanian modern Swasembada pangan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri Ketenagakerjaan Yasierli (Instagram/@kementerianpertanian)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkolaborasi untuk mempercepat implementasi pertanian modern dalam upaya mencapai swasembada pangan Indonesia. Hal ini dilakukan kedua Kementerian melaui penyediaan tenaga instruktur mekanik pertanian untuk mendorong modernisasi pertanian.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dalam jumpa pers seusai melakukan rapat terbatas dengan Menteri keternagakerjaan Yasierli di Jakarta, Senin (03/03/2025).

Amran mengatakan bahwa modernisasi pertanian menjadi kunci dalam mendukung swasembada pangan Indonesia.

Amran juga menyatakah bahwa Kementeriannya telah melakukan penandatanganan MoU dengan Kemnaker dalam program percepatan modernisasi pertanian ini. “Kami sudah selesai tanda tangan, kita akan kolaborasi ke depan. Kami membangun pertanian modern, kluster pertanian modern dalam rangka mencapai swasembada pangan dan menjadi lumbung pangan, lumbung pangan dunia ke depan,” kata Mentan Amran Senin (03/03/2025), dikutip Antara.

Program Modernisasi Pertanian

Sebagai bagian dari program kolaborasi percepatan modernisasi pertanian ini, Kementerian akan mengirimkan instruktur mekanik pertanian ke sejumlah provinsi di Indonesia. Setidaknya terdapat 5 provinsi prioritas yang telah dicanangkan pemerintah dalam program ini meliputi Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, dan Papua.

Instruktur mekanik ini memilki tugas untuk melatih tenaga kerja lokal dalam mengoperasikan dan merawat alat pertanian modern. Amran mengungkapkan bahwa hingga saat ini, lebih dari 27 ribu petani milenial telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam program pertanian modern. Nantinya para petani milenial ini akan mendapatkan pelatihan hingga sertifikasi oleh instruktur mekanik pertanian.

Terkait penyediaan alat pertanian, Amran mengatakan pihaknya telah mendistribusikan sekitar 3.600 unit peralatan pertanian kepada para petani milenial. Mentan menargetkan penambahan jumlah unit peralatan pertanian modern ini hingga 7.000 unit. Hal ini didorong untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di Indonesia.

BACA JUGA:

Launching Integrated Farming Class: Optimalkan Lahan Sempit untuk Swasembada Pangan

Program Swasembada Pangan Selalu Gagal, tapi Anggarannya Makin Membengkak

Selain itu Amran juga menyampaikan rencana pemerintah untuk membangun 3 juta hektar lahan sawah. Lahan ini diproyeksikan untuk mendukung kluster pertanian modern di Indonesia.

Untuk itu, mentan menegaskan pentingnya kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pemenuhan ketersediaan tenaga instruktur mekanik pertanian. “Ini tentu butuh mekanik dan ini nanti dipenuhi oleh Bapak Menteri Tenaga Kerja. Beliau men-support dari segi mekanik, beliau punya instruktur 300-500 orang di seluruh Indonesia, tinggal kita tempatkan nanti di lima provinsi itu,” ucap Amran.

Respon Kementerian Ketenagkerjaan

Menteri Ketenagakerjaan Yasierli mendukung program ini dan memastikan Kemeteriannya dapat berkontribusi dalam peyediaan tenaga mekanik pertanian yang dibutuhkan.

“Saat ini kami memiliki 300 hingga 500 instruktur, tetapi angka ini bisa bertambah karena kami juga memiliki jejaring dengan SMK teknik dan politeknik,” ujar Yassierli.

Ia menilai bahwa kolaborasi ini tidak hanya sekedar mempercepat modernisasi pertanian dalam upaya mendukung swasembada pangan. Namun program ini juga berkontribusi terhadap terciptanya lapangan perkejaan baru. Sehingga dampaknya tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tapi juga mampu mengurangi angka pengangguran.

Kementerian optimis bahwa program ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi sektor pertanian Indonesia. Kerjasama ini menjadi langkah penting untuk mendorong pertanian modern di Indonesia demi mencapai swasembada pangan nasional.

 

(Raidi/Budis )

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru