JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa berhasil menarik perhatian publik, sejak resmi dilantik menkeu sebagai menggantikan Sri Mulyani pada 8 September 2025.
Gaya kepemimpinannya yang santai, terbuka, dan ceplas-ceplos, membuat banyak orang merasa Purbaya berbeda dari pejabat kebanyakan. Tak butuh waktu lama, elektabilitas dan popularitasnya melonjak tajam, bahkan menyalip sejumlah menteri senior dan tokoh politik yang gencar membangun citra diri, seperti Dedi Mulyadi.
Berdasarkan survei Index Politica, Purbaya menempati posisi puncak dalam daftar tokoh potensial calon wakil presiden (cawapres) dengan elektabilitas 28,65%. Ia unggul atas nama-nama populer seperti Dedi Mulyadi (20,15%), Agus Harimurti Yudhoyono (15,75%), dan Gibran Rakabuming Raka (12,35%).
Survei yang sama juga menunjukkan tingginya kepuasan publik (83,5%) terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto selama setahun terakhir. Tren positif ini ikut mendongkrak pamor para menteri yang dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional — salah satunya Purbaya.
Kharisma dan komunikasi yang santai namun lugas menjadikan Purbaya idola baru masyarakat. Tak heran jika partai politik mulai meliriknya, termasuk Partai Amanat Nasional (PAN).
PAN Mulai Kepincut Menkeu Purbaya
PAN dikenal memiliki strategi politik yang pragmatis dan populis, sering merekrut figur publik mulai dari artis hingga influencer demi memperluas basis suara. Bahkan, Citra itu membuat publik menjulukinya sebagai “Partai Artis Nasional.”
Kini, partai yang diketuai oleh Zulkifli Hasan (Zulhas) itu dikabarkan tertarik meminang Purbaya untuk masuk dalam barisan kadernya. Wakil Ketua Umum DPP PAN, Eddy Soeparno, tak menutupi hal itu.
Namun, cinta PAN tampaknya bertepuk sebelah tangan. Purbaya menegaskan bahwa dirinya tidak berminat terjun ke politik praktis.
“Saya enggak tertarik politik. Saya mau kerja saja,” ujarnya saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Saat ditanya tentang tingginya elektabilitas dan popularitas dirinya, Purbaya enggan menanggapinya lebih jauh. Ia menegaskan komitmennya untuk fokus menjalankan tugas negara, sesuai mandat Presiden Prabowo.
“Saya enggak tertarik politik,” ulangnya dengan tegas.
Baca Juga:
PAN Mulai Lirik Menkeu Purbaya, Elektabilitas Lampaui Dedi Mulyadi
Purbaya Respon Pernyataan Jokowi Soal Whoosh: Ada Betulnya Sedikit
Sebelumnya, PAN mengakui melirik Purbaya karena popularitas dan elektabilitasnya yang tinggi, meski masih ragu dengan kesiapan mantan ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu masuk ke dunia politik praktik.
“Kalau bicara kemungkinan PAN mengusung Pak Purbaya, tentu menarik, tetapi pertanyaannya, apakah beliau mau? Belum tentu juga,” kata Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Menurut Eddy, Purbaya dikenal sebagai teknokrat murni yang selama ini mengurusi kebijakan fiskal dan perbendaharaan negara. Ia menyebut popularitas tinggi saja tidak cukup tanpa kinerja konkret yang mampu memperkuat fondasi ekonomi nasional.
“Publik sekarang menunggu langkah nyata beliau untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar bisa tembus 8% pada 2028,” ujar Eddy dikutip dari Antara.
(Dist)











